PELAIHARI, banuspost.co.id– Fasilitas Khusus Penanggulangan Corona Virus Disease Nine Teen (Covid-19) mendapat tambahan tenaga medis untuk melayani pasien yang menjalani karantina. Mereka akan dimasukan dalam tim yang sudah bertugas di fasus.
Sepuluh tenaga medis ini merupakan dari beberapa puskesmas di Kabupaten Tala. Sebelumnya mereka diminta untuk bertugas di provinsi.
Adanya tambahan sepuluh tenaga medis yang sudah berpengalaman, setidaknya dapat meringankan beban tenaga di fasus yang saat ini sudah diisi 184 pasien, 52 di antaranya terkonfirmasi positif covid-19.
Salah seorang dokter yang ditugaskan di fasus penanggulangan covid-19, dr Irwan Setiawan, membenarkan saat ini pasien yang menjalani karantina sudah mencapai 184 orang.
“Tiap hari masih ada pasien yang masuk karantina, karena berdasarkan rapid test reaktif,” ujar dr Irwan, Sabtu (30/5).
“Untungnya saat ini kita mendapat tambahan 10 tenaga medis berpengalaman asal beberapa puskesmas di Tala,” imbuh dokter yang bertugas di Puskesmas Panyipatan itu.
Tenaga medis baru, menurut dr Irwan, merupakan tenaga medis yang sempat dipinjam provinsi untuk menangguilangi Covid-19 di Banjarmasin. Mereka rencananya mulai bekerja per 1 Juni 2020.
Fasus karantina Covid-19 saat ini dilayani gabungan tenaga medis dari puskesmas dan dari Dinas Kesehatan Tala, serta relawan yang ada di Tanah Laut.
Sementara berdasarkan data Satgas Penanggulangan Covid-19 Tala, jumlah warga Tala yang sudah terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 berjumlah 60 orang. Dalam perawatan 52 orang, tujuh orang sembuh dan satu orang meninggal. (zkl/foto: zul yunus)