JAKARTA, banuapost.co.id– Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) siap menerapkan new normal, sebagaimana anjuran Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan, untuk berandil menghidupkan kembali perekonomian nasional. Namun aman dari terpapar Covid-19.
Kesiapan menyambut new normal itu terungkap dalam forum Ketum BPP dan BPD HIPMI se Indonesia secara online melalui virtual zoom, Selasa (26/5).
Dalam forum itu, Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani H Maming, memberikan arahan dan kebijakan kepada 34 Ketum BPD seluruh Indonesia untuk menerapkan new normal.
Mardani menyambut baik keputusan pemerintah untuk menggerakkan hidup normal atau The New Normal dengan tujuan untuk menggerakkan ekonomi nasional.
“Pemerintah akan menerapkan new normal sebagai percobaan, karena pandemi Covid-19 belum ada kepastian kapan selesainya,” ujar Mardani.
Menurut mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalsel itu, penerapan new normal sebagai salah satu upaya untuk kembali hidupnya kegiatan ekonomi agar tidak berhenti terlalu lama.
“Sebab jika tidak, maka akan berisiko menambah pemutusan hubungan kerja (PHK) dan mengarahkan ke kondisi resesi,” jelas Mardani.
Oleh sebab itu, lanjut Mardani, pemerintah dengan kebijakan new normal ini memperbolehkan bekerja. Tetapi tetap mengikuti anjuran standar protokol kesehatan penanganan Covid-19.
Dalam memberikan arahan dan kebijakannya, Mardani juga membahas mengenai penyamaan persepsi terkait pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) secara virtual.
“Pelaksanaan Rakernas BPP HIPMI secara virtual merupakan pertama dilakukan sebuah organisasi di Indonesia. Dengan secara virtual, kita ingin membuktikan HIPMI memiliki kreativitas anak muda untuk menghadapi pandemi Covid-19,” tandasnya.
Arahan lainnya dalam forum tersebut, BPP HIPMI tengah membuat program mingguan dengan narasumber senior-senior dan mantan ketum HIPMI.
“HIPMI akan mengadakan acara secara virtual dengan melibatkan tokoh-tokoh nasional tiap Selasa malam dalam tajuk: ‘HIPMI dan Tokoh’,” imbuh Mardani.
Setiap minggu, sambung Mardani, satu orang untuk memberikan arahan dan pengalamannya. Kemudian tokoh nasional lainnya, seperti Ketua Partai, mantan presiden dan wakil presiden, juga ikut andil dalam acara yang akan dipandu pengurus pusat HIPMI,” pungkasnya.
Mardani juga memberikan kesempatan pelatihan kepada para pengusaha di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menghadirkan tempat belanja online. Artinya, banyak pengusaha khususnya BPD di sektor UMKM, tidak tahu bagaimana cara memasarkan produknya scara online seperti bukalapak.
Agenda lainnya, menurut Mardani, yaitu pada hari lahirnya HIPMI yang jatuh tiap 10 Juni, akan dimeriahkan sebagai Hari Entrepreneur.
“Dalam forum tersebut, kita akan menghadirkan pelawak Cak Lontong untuk memberikan motivasi,” pungkasnya. (yb/b2n/foto: ist)