PARINGIN, banuapost.co.id– Curah hujan di pekan terakhir di Kabupaten Balangan, masih dalam kategori normal.
“Kondisi demikian, karena masih belum memasuki masa peralihan atau transisi menuju musim kemarau,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, Alive Yoesfah Love, Jumat (8/5).
Menurutnya, curah hujan normal tersebut berkisar di 151 sampai 200 milimeter per detik. Namun karena di Kabupaten Balangan terbagi jadi dua zona iklim wilayah, maka ada curah hujan yang terjadi di atas normal.
“Dua wilayah itu, Halong dan sekitarnya. Kemudian wilayah Juai, Paringin, Paringin Selatan, Awayan, Batumandi dan Lampihong,” jelasnya.
Untuk wilayah Halong, sambung Alive, curah hujan di atas normal, yakni berkisar di 200 sampai 300 milimeter per detik.
“Meski berbeda curah hujan, namun saat terjadi hujan di Kabupaten Balangan, durasinya cukup lama,” imbuhnya.
Karena kondisi demikian, lanjut Alive, musim kemarau diperkirakan akan masuk pada Juli. Sehingga pada Juni – Juli, akan terjadi musim pancaroba (transisi) dari musim hujan ke musim kemarau.
“Di bulan tersebut, curah hujan sudah turun berkisar di 50 sampai 100 milimeter per detik,” katanya.
Khusus untuk musim pancaroba ini, Alive mengimbau masyarakat agar waspada. Karena selain bisa terjadi hujan secara tiba-tiba, angin yang berhembus pun cukup kencang. (sri/foto: ist)