JAKARTA, banuapost.co.id– IInna lillahi wa Inna Ilaihi Raji’un. Keluarga besar TNI, khususnya TNI-AD berduka. Panglima TNI ke-16, Jenderal (Purn) Djoko Santoso, meninggal dunia, Minggu (10/5) pagi.
“KSAD ke-25 itu, tutup usia sekitar pukul 06:30 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, karena sakit,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kol Inf Nefra Firdaus, dalam siaran persnya.
Setelah prosesi perawatan, lanjut kadispenad, jenazah dibawa ke rumah duka, di Jl Bambu Apus Raya No: 100 RT 12/RW 3, Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
“Jenazah dimakamkan di Sandiego Hills, Karawang, Jawa Barat, dan akan dilaksanakan upacara pemakaman secara militer,” jelas Kol Inf Nefra.
Menurut kadispenad, suami dari Angky Retno Yudianti ini merupakan Panglima TNI ke-16 (28 Desember 2007 hingga 28 September 2010). Sebelumnya, almarhum menjabat KSAD ke-24, sejak 18 Februari 2005 hingga 28 Desember 2007.
“Sebagai bentuk penghormatan dan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, seluruh satuan jajaran TNI/TNI Angkatan Darat mulai hari ini mengibarkan bendera setengah tiang,” pungkas Kol Inf Nefra. (yb/*/foto: ist)