PELAIHARI, banuapost.co.id– Rapid test yang selama pandemi Covid-19 menjadi ‘momok’ bagi warga kurang beruntung, karena harus merogoh kocek dalam, direspon Bupati Tanah Laut, H Sukamta.
Bahkan Kamta, sapaan akrabnya, menggratiskan uji awal seseorang reaktif atau tidaknya atas terinfeksi virus korona itu. Namun hanya untuk santri dan ustazah pengajar di pondok pesantren.
Kebijakan sosial Kamta ini, seiring dengan surat keputusan bersama Mendikbud, Menag, Menkes dan Mendagri, memperbolehkan ponpes yang santrinya tinggal di asrama atau mondok, mengikuti kegiatan pembelajaran secara tatap muka. Namun dengan syarat, rapid tes terlebih dahulu.
Terobosan Kamta ‘sang pendobrak’ itu, tak ditampik Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Tala, H Bambang Kusudarisman, yang diminta konfirmasinya, Kamis (13/8).
“Kebijakan rapid tes ini sangat penting, karena di asrama ponpes itu mereka berkumpul. Sehingga harus dipastikan bebas virus corona. Ketika rapid tes reaktif, jangan lagi masuk asrama. Begitupun yang dari luar, juga jangan masuk,” jelasnya.
Menurut pria yang menjabat sebagai Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Tala ini, dari delapan ponpes di Tala yang memiliki asrama, sudah ada empat yang mengadakan rapid tes.
Ke-4 ponpes itu, Darul Quran Istiqomah Pelaihari, Babussalam Jorong, Miftahul Ulum Sumber Jaya dan Darussana Kintap,
Di Ponpes Daarul Quran Istiqomah, dilakukan rapid tes kepada 90 orang, 1 di antaranya reaktif. Namun setelah dilakukan tes swab, hasilnya negatif.
Ponpes Babussalam pada tahap awal ada 300 orang yang dites, tiga yang reaktif. Sementara di Ponpes Miftahul Ulum dan Darussana, dari hasil keseluruhan semuanya non reaktif.
Bambang pun mengharapkan agar ponpes lain mengikuti langkah keempat ponpes untuk menjaga keselamatan para santri dan ustaz atau ustazahnya.
“Kami tunggu secepatnya untuk ponpes lain. Tidak perlu mengajukan permohonan, langsung saja hubungi kami atau Dinas Kesehatan, akan kami rapid tes berapapun jumlahnya,” imbaunya.
Untuk diketahui, sambung Bambang, empat pesantren yang sudah melaksanakan rapid tes, akan diberikan piagam penghargaan oleh Bupati Tala. (zkl/foto: ist)