BANJARMASIN, banuapost.co.id– TNI Angkatan Laut (AL) menyerahkan bantuan Kendaraan Dapur Lapangan (Randurlap) dari TNI AU (AU) dan Korp Marinir, untuk ikut menangani bencana banjir di Kalsel.
Selain randurlap, ada juga sembako dan keperluan lain, seperti 20 set tenda, 100 unit velbed, 50 unit meja dan kursi lapangan, 100 unit pelampung dan 500 lembar selimut dan lain-lain yang diangkut KRI KRI Banda Aceh (593).
TNI AL juga menerjunkan 203 personel terdiri dari 115 prajurit Pangkalan TNI AL Banjarmasin, 79 prajurit Korp Marinir, dan lima prajurit pasukan khusus TNI AL dari Komando Pasukan Katak serta empat prajurit penyelam dari Komando Armada Dua yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Banjir di Kalsel.
“Kegiatan dapur umum itu dalam 1 kendaraan diisi 15 personel yang mengoperasikan. 1 kendaraan dapur ini mampu mengolah 500 porsi makanan selama 3 jam. Mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat yang sangat membutuhkan,” ucap Danlanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Sandarianto, Kamis (28/1).
Sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono, selain memberikan bantuan ke korban terdampak, KRI Banda Aceh (593) juga akan menyalurkan bantuan ke korban bencana di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (29/1). Karenanya untuk sementara kapal buatan PT PAL tersebut, sandar di Pelabuhan Trisakti.
Sementara Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor yang menerima secara simbolis bantuan, mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI AL. Kehadiran TNI maupun Polri dalam setiap bencana yang terjadi, sangat membantu pemerintah juga masyarakat.
“Saya atas nama pemprov dan masyarakat Kalsel, mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada TNI, Kepolisian, dan seluruh relawan yang telah memberikan bantuan kepada korban. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan dari TNI AL ini berbagai kesulitan rakyat bisa teratasi, sekaligus mempercepat pemulihan berbagai sektor yang terdampak banjir,” katanya. (oie/foto: olivia)