jAKARTA, banuapost.co.id– Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, mengucapkan duka cita atas dua musibah yang terjadi di Tanah Air. Gempa bumi di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), dan banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Saya Prabowo Subianto mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah bencana alam gempa bumi yang terjadi di Provinsi Sulawesi Barat dan musibah bencana banjir yang terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan,” kata Prabowo Subianto dalam rekaman yang dibagikan juru bicaranya, Dahnil Anzar Simanjuntak, Senin (18/1).
Prabowo mendoakan korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Sedang untuk keluarga yang ditinggalkan, diberikan kesabaran serta ketabahan.
“Semoga para korban yang meninggal dunia diterima di sisi Allah SWT. Teruntuk keluarga korban yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran serta ketabahan atas bencana alam ini,” ucapnya.
Sementara Basarnas memperbarui informasi terkait data penanganan bencana, baik di Sulbar hingga banjir di wilayah Kalsel.
Dilaporkan, hingga Senin (18/1) sore, tercatat 84 orang meninggal dunia dan belasan ribu orang mengungsi.
“Gempa Mamuju dan Majene update sampai dengan pukul 16:00 WIB, kita menerima informasi meninggal dunia 84 orang. 73 di Mamuju dan 11 orang di Majene,” jelas Kabasarnas, Marsekal Madya Bagus Puruhito, di dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/1)
Begitupun dengan pengungsi, lanjut Bagus, cukup banyak di tiap-tiap kabupaten, di atas belasan ribu.
Terkait banjir di Kalsel, menurut Bagus, dilaporkan 3 orang meninggal dunia dan 10 ribu warga telah dievakuasi. Ketinggian air saat ini masih mencapai 1,5 meter.
“Di Kalsel korban jiwa 3 orang, jumlah evakuasi yang dilaksanakan sudah cukup banyak, hampir 10 ribu. Alat-alat yang kita turunkan hampir 16 perahu karet dan ketinggian air saat ini sampai dengan 1,5 meter,” tandas Bagus. (yb/*/foto: dok)