AMUNTAI, banuapost.co.id– Gerakan Revolusi Hijau dengan penanaman 10 ribu batang ulin, digelar secara serentak se Kalimantan Selatan, Jumat (12/2) pagi. Kegiatan yang dimotori langung Gubernur H Sahbirin Noor berlangsung di Halaman Gedung Idham Chalid, Banjarbaru.
Sementara di Hulu Sungai Utara (HSU), kegiatan ini dipimpin Bupati H Abdul Wahid HK di Hutan Kota Candi Agung. Hadir jajaran forkopimda setempat, termasuk Dandim 1001/Amuntai, Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi.
Dalam sambutannya, bupati merasa bangga dan gembira dengan dilakukannya penanaman batang ulin di seluruh Bumi Lambung Mangkurat ini.
“Saya sangat bangga dan gembira, atas dukungan seluruh elemen yang tak pernah berhenti untuk menghijaukan kembali Bumi Kalimantan Selatan, khususnya melalui penanaman kayu jenis ulin kali ini,” ujarnya.
Sampai saat ini, lanjut Awa, sapaan akrabnya, program Revolusi Hijau yang dicanangkan Gubernur Kalsel sejak 2018, telah berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Bahkan mendapat pujian dari presiden sebagai provinsi dengan penghijauan terbaik di Indonesia.
“Kini penghijauan dilanjutkan dengan menanam 10 ribu batang ulin. Menanam pohon ulin ini bukan hanya penghijauan semata, tetapi juga melestarikan tanaman endimik asli Kalsel yang hampir punah,” jelasnya.
Pohon ulin, sambung mantan jurnalis itu, memang sangat baik untuk penghijauan jangka panjang. Di samping menahan air dan tanah, juga memiliki daya cegah untuk menahan erosi maupun tanah longsor, mengurangi pemanasan global, serta menjaga iklim untuk tetap stabil.
“Keinginan kira untuk membuat Kalsel lebih hijau memang tidak mudah. Namun saya yakin, dengan kebersamaan semua pihak, Banua kita akan meraih sukses dalam melakukan reboisasi,” katanya.
Sementara, Dandim 1001/Amuntai, Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi, mengajak seluruh elemen baik dari pemerintahan maupun masyarakat, untuk melakukan gerakan revolusi hijau ini.
“Terus tanamkan kesadaran setiap batang pohon yang ditanam, wujud kepedulian kita terhadap lingkungan. Inilah cara kita untuk memelihara kelangsungan hidup yang lebih baik bagi anak cucu di masa yang akan datang. Mari kita jaga komitmen, semangat, dan satukan langkah untuk bergerak bersama, menanam, menanam dan menanam untuk anak cucu kita,” tegasnya. (oie/foto: ist)