BANJARMASIN, banuapost.co.id– Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Kalsel luncurkan Wakaf UMKM dalam rangka membantu memulihkan perekonomian pedagang kecil yang terdampak Covid-19.
Mengusung tagline: “Bersama Angkat UMKM Indonesia”, secara simbolis bantuan diserahkan di Halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin kepada 25 pelaku usaha kecil, Kamis (24/6).
Seperti diketahui, dampak pandemi Covid-19 tak hanya berimbas pada sektor kesehatan. Tapi juga sektor perekonomian, baik sektor makro maupun mikro. Sehingga ACT membuat program dengan tujuan memberikan stimulus kepada para pelaku UMKM agar kembali bangkit dari keterpurukan.
Menurut Direktur ACT Regional Indonesia Timur, Syahrul Mubaraq, sebagai lembaga sosial ACT tak hanya berfokus pada penanganan kebencanaan. Seperti penanggulangan hingga pemulihan (recovery) pasca bencana. Akan tetapi juga mengusung program pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya pelaku UMKM.
“Program Wakaf UMKM ini merupakan jawaban dari permasalahan ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19. Program ini sendiri berupa pemberian modal usaha kepada pelaku UMKM, serta pendampingan yang dilakukan Tim Global Wakaf-ACT,” jelasnya.
Dengan adanya program ini, Syahrul berharap dapat menjaga masyarakat, khususnya pelaku UMKM, bisa bertahan di tengah pandemi yang kian merajalela.
Sementara Kepala Cabang ACT Kalsel, Zainal Arifin, menjelaskan, Global Wakaf tidak hanya memberikan bantuan. Namun juga melakukan pendampingan terhadap perkembangan UMKM yang dijalankan.
“Di Kalsel sendiri program Wakaf Modal Usaha Micro sudah berjalan sejak setahun lalu dengan jumlah penerima 117 orang,” jelasnya.
Wakaf modal yang diberikan, lanjut Zainal, berupa uang tunai langsung agar para penerima wakaf modal bisa membeli sesuai dengan keperluan usahanya masing masing. Jumlah modal yang diberikan Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta per orang.
“Namun karena ini wakaf, maka sifatnya wajib untuk dikembalikan. Tapi kami hanya minta pengembalian pokoknya. Jadi tidak ada bunga atau apapun,” ujar Zainal.
Pada peluncuran program Wakaf UMKM, juga dipamerkan berbagai produk dari pelaku usaha penerima manfaat program. Di antaranya sayur-sayuran, produk makanan ringan dan lain-lain. (oie/foto: ist)