BANJARMASIN, banuapost.co.id– Panjang pendeknya umur mesin, sangat tergantung dengan pelumas yang digunakan. Jika olinya secara kualitas jelek, jangan heran pula menggangu operasional. Sehingga selain tak mampu secara maksimal meningkatkan kinerja, kontribusinya pun tidak jarang jauh dari target.
Kondisi demikian jadi pemikiran para ahli riset Pacific Lubritama Indonesia (PLI) yang memproduksi Repsol, perusahaan oli baik roda 2 dan 4 maupun mesin-mesin peralatan berat untuk industri.
Khusus untuk kelas industri ini, PT Dunia Global Sumber Energi (DGSE), distributor Repsol untuk wilayah Indonesia Timur, menggelar Technical Gathering Commercial Industry Distributor dengan memperkenalkan produk terbarunya di Kalsel, Sabtu (26/6), di Swiss-Belhotel Borneo. Sebagai narasumber gathering ini, Technical Service Manager Repsol Indonesia, Dani Gunawan.
“Jadi kita mau kasih pengetahuan tentang pelumas yang diproduksi PLI. Orang-orang pasti sudah tahu bagaimana kualitas produk Repsol. Produk baru ini kita mulai di 2020 lalu. Di Kalimantan PT DGSE jadi distributornya,” ujar Dani ditemui selepas acara.
Di Indonesia, lanjut Dani, kebanyakan hanya tahu Repsol sebagai perusahaan yang memproduksi pelumas untuk kendaraan roda 2 dan 4. Padahal sebenarnya lebih besar dari pada itu.
“Sektor industrinya ini tersegmentasi. Dengan join venture Repsol-PLI, saya ingin mendatangkan industiralnya disini. Karena notabenenya di Spanyol sendiripun, yang terbesar penjualannya dari industrial. Jadi kalau untuk dikendaraan bermotor kurang lebih jauh dibanding industiralnya sekitar 30 sampai 70 persen,” jelas Dani.
Di Indonesia sendiri, sambung Dani, ada sekitar 44 distributor yang tersebar di beberapa wilayah. Namun Repsol Indonesia tidak hanya melayani penjualan dalam negeri, tapi juga Asia Pasifik.
“Jadi Repsol mau pakai jaringan kita untuk jual pelumasnya di Indonesia dengan ditunjuk sebagai head production. Jadi kita melayani tidak hanya disini. Tetapi juga Asia Pasifik, mulai Cina, Kamboja, Vietnam, Thailand, Singapura, Malaysia dan sebagainya,” paparnya.
Sementara menurut Manager PT DGSE, Fuad Hafifulhaq, sejak awal seriusnya Repsol dalam memperkenalkan produk terbaru tersebut, sedikitnya ada 35 customer di wilayah Kalselteng dan Timur yang sudah dilayani.
“Dengan diadakannya acara ini, customer kita bertambah. Alhamdulillah, dapat respon yang baik dikalangan partner kita,” ujar Fuad.
Di Kalsel, imbuh Fuad, penjualan produk Repsol responnya cukup bagus. Mengingat pula Repsol yang merupakan sebuah perusahaan yang bermarkas di Spanyol menghasilkan minyak dan gas bumi telah dikenal luas masyarakat dunia.
Karena itu dengan produksi yang sudah mendunia, Repsol menawarkan berbagai macam pelumas industri yang memenuhi standar kualitas paling ketat. Sebab hanya dengan cara itu, dapat memastikan mesin dan peralatan terlumasi dan dilindungi dengan sempurna. Sehingga selalu berumur panjang.
“Makanya jangan ragu menggunakan produk kami,” kata Fuad berpromosi. (oie/foto: ist)