BARABAI, banuapost.co.id– Usai Sungai Buluh yang permukaannya dibersihlan dari berbagai tumpukan sampah, hingga terjadi penyempitan dan pendangkalan, giliran Pandawan yang dibenahi agar arusnya lancar.
Perang dengan berbagai benda tak berguna di permukaan sungai tersebut, dimotori anggota Koramil 1002-05/Pandawan bergotong royong dengan warga Desa Kayu Rabah, Kamis (1/7).
Bahu membahu mengangkat tumpukan sampah dari ranting bahkan batang pohonnya yang sengaja dibuang warga penghuni bantaran sungai, tanpa menyadari lambat laun menyebabkan penyempitan dan pendangkalan.
Padahal akibat penyempitan dan pendangkalan itulah, ketika musim hujan datang dengan intensitas tinggi, sungai tak sanggup menampung. Air pun meluap hingga pemukiman. Jika ketinggian melumpuhkan aktivitas, termasuk perekonomian, diberi labellah jadi bencana atau musibah.
“Gotong royong pembersihan aliran sungai sepanjang kurang lebih 2 kilometer ini dilakukan bersama TNI-Polri dan warga,” jelas Camat Pandawan, HM Yarkani, di sela kerja bakti itu.
Sungai yang dibersihkan, sambung Yarkani, merupakan sarana lalulintas warga Kecamatan Pandawan dan Labuan Amas Utara (LAU). Baik untuk membawa hasil panen, maupun sumber penghasilan di bidang perikanan.
Sementara menurut Batituud Koramil 1002-05/Pandawan, Serka M Shaleh, apa yang dilakukan babinsa di wilayah binaan, sudah menjadi tugas dan tanggungjawabnya sebagai prajurit TNI membantu kesulitan rakyat.
“Jadi meski diminta atau tidak, kami akan selalu hadir membantu kesulitan rakyat guna memantapkan kemanunggalan,” tegasnya. (oie/foto: ist)