JAKARTA, banuapost.co.id– Sebanyak 261.731 spesimen corona yang diperiksa sepanjang Rabu (13/10), didapat 1.233 warga terkonfirmasi positif terinfeksi. Akibat tambahan itu, Covid-19 di Indonesia totalnya jadi 4.231.046 kasus. 20.551 pasien di antaranya masih dirawat.
Di hari yang sama ini, sebagaimana dilansir dari laman covid19.go.id, kesembuhan tercatat sebanyak 2.259 pasien. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 4.067.684 orang.
Sementara yang meninggal dunia, dilaporkan ada 48 pasien, hingga kumulasinya menjadi 142.811 kasus. Sedang suspek, pemerintah masih memantau terhadap 424.799 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Selasa (12/10), tercatat total 4.229.813 kasus positif virus corona. 4.065.425 pasien sudah dinyatakan sembuh, dan 142.763 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 1.233 kasus baru yang dilaporkan 34 provinsi, DKI Jakarta: 278, Jawa Timur: 121, Jawa Tengah: 116, Jawa Barat: 93, Sulawesi Selatan: 60, Sumatera Utara: 55, Bali: 49, Kalimantan Barat: 48, Bangka Belitung: 47 kasus.
Kemudian, DI Yogyakarta: 43, Banten: 34, Lampung: 25, Kalimantan Timur: 25, Sulawesi Tengah: 25, Aceh: 24, Kalimantan Utara: 24, Nusa Tenggara Timur: 23, Papua: 21, Sumatera Barat: 19, Riau: 19 kasus.
Disusul, Sulawesi Utara: 14, Kalimantan Selatan: 12, Nusa Tenggara Barat: 11, Sumatera Selatan: 8, Kepulauan Riau: 8, Kalimantan Tengah: 6, Sulawesi Barat: 6, Maluku Utara: 5, Sulawesi Tenggara: 3, Maluku: 3, Papua Barat: 3, Bengkulu: 2, Gorontalo: 2, Jambi: 1 kasus.

Masih jatuhnya korban akibat terpapar virus corona, pemerintah mengimbau agar selalu menerapkan 3M dalam ke seharian. Yakni Menjaga jarak dan hindari kerumunan. Karena di antara kita bisa jadi ada yang terinfeksi Covid-19, namun merupakan orang yang tidak menunjukkan gejala
Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin, terutama sesudah menyentuh permukaan benda dan sebelum menyentuh bagian mata, hidung dan mulut. Sabun dapat membunuh virus penyebab Covid-19.
Selain 3M, dukung juga upaya pemerintah untuk melakukan 3T (testing, tracing, treatment), serta siap divaksinasi saat vaksin siap!
Keikutsertaan dengan imbauan ini, setidaknya Anda berandil ikut menekan laju penyebaran virus mematikan tersebut. Ini mengingat korban yang terpapar, tak memandang status maupun usia. Termasuk tokoh agama dan ahli di bidang medis pun, sampai meninggal dunia. (yb/ilust: ist)