PELAIHARI, banuapost.co.id– Pasang air laut (rob) diserta gelombang, juga terjadi di Kecamatan Panyipatan dan Takisung, Ahad (5/12). Air mulai naik ke daratan sekitar pukul 17:.00 Wita, hingga membuat area wisata Pantai Batakan Lama, Batakan Baru dan Pantai Takisung, terendam.
Menurut Hasanul, salah seorang pengelola Pantai Batakan Baru, air laut mulai naik sekitar pukul 17:00 petang. Pukul 19:00 Wita, sudah menggenangi warung-warung makanan dan minuman dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter.
“Saat pengunjung mulai beranjak pulang ke kota masing-masing, air laut mulai pasang,” kata Hasanul yang dihubungi melalui sambungan telepon.
Selain merendam area wisata, pasang air laut juga merendam ruas jalan di Desa Pagatan Besar, jalan yang putus saat terjadi banjir Januari 2021 lalu. Hingga puku 19:00 Wita, ada beberapa ruas jalan yang menghubungkan Desa Takisung dengan Desa Tabanio yang terendam air laut.
Sementara menurut Hamberani, Kepala Desa Pagatan Besar, ketinggian air mulai terlihat sejak pukul 17:00 Wita dan baru menyeberang di jalan yang baru diperbaiki sekitar pukul 19:00 Wita.
Meski demikian, sejauh ini belum ada laporan rumah yang terdampak tingginya air laut di dua kecamatan yang berada di pesisir Selatan Kabupaten Tanah Laut itu.
Sedang di Kecamatan Kintap, air laut pasang diserta gelombang mengakibatkan lima rumah warga terdampak di Seberang Bugis, Desa Muara Kintap. Air juga menggenangi pemukiman di Desa Muara Asam-Asam dan Desa Swarangan, Kecamatan Jorong. (zkl/foto: zul yunus)