PELAIHARI, banuapost.co.id– Jumlah warga Tanah Laut (Tala) yang terpapar Covid-19, terus bertambah. Per Ahad (13/2) tercatat sudah 154 setelah ditambah 40 yang dinyatakan positif.
Kecamatan Pelaihari masih menjadi penyumbang pasien terbanyak dengan 25 pasien, Kecamatan Bati-Bati, Batu Ampar dan Takisung, masing-masing 3 orang. Kemudian Kecamatan Tambang Ulang dan Panyipatan 2 orang. Kecamatan Jorong serta Bajuin 1 orang.
Sebanyak 18 orang dirawat di RSUD Hadji Boejasin Sarang Halang, Pelaihari. Sementara 136 lainnya menjalani isolasi mandiri.
Kondisi demikian, Kadinkes Tala Hj Nina Sandra mengaku tengah siaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi lagi lonjakan pasien Covid-19.
“Kami kemungkinan akan mengaktifkan kembali fasilitas pelayanan khusus (fasyansus) atau karantina terpusat di eks Gedung RSUD Hadji Boejasin Pelaihari,” katanya, Senin (14/2).
Menurutnya, lingkungan dan ruangan eks RSHB Pelaihari, gedung yang sempat dijadikan fasyansus dan gerai program vaksinasi itu, sudah dibersihkan.
“Kalau terjadi lonjakan dan banyak yang bergejala sedang, kemungkinan besar gedung akan difungsikan lagi,” tandasnya.
“Saat ini yang menjalani isolasi mandiri jumlahnya banyak, karena mengalami gejala ringan. Mereka yang sedang dan berat, di RSHB,” imbuh Hj Nina.
Sementara Dirut RSUD Hadji Boejasin Sarang Halang, Isna Farida, membenarkan saat ini ada 18 warga Tala yang menjalani perawatan sejak dua pekan terakhir.
“Rata-rata yang dirawat di sini (RSHB), mereka yang bergejala sedang sampai berat,” jelas Isna melalui pesan singkatnya, Senin (14/2). (zkl/foto: dok)