KELUMPANG, banuapost.co.id– Balai Bahasa Provinsi Kalsel gelar kegiatan pembinaan literasi bagi generasi muda di daerah 3T di Kabupaten Kotabaru.
Kegiatan yang dihelat di SDN 3 Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu, 20 – 21 Juli, dibuka Koordinator KKLP Literasi Balai Bahasa Provinsi Kalisel, Musdalipah. Hadiri, Plt Kepala Desa dan Kepala SDN 3 Sungai Kupang.
Menurut Musdalipah, kegiatan ini merupakan bagian program prioritas nasional dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang juga dilaksanakan di provinsi lainnya di Indonesia.
“Tujuannya mengenalkan dan menggiatkan budaya enam literasi dasar kepada generasi muda di daerah terpinggir dalam hal akses pendidikan, termasuk di Desa Sungai Kupang ini,” jelasnya.
Badan pengembangan dan pembinaan bahasa, lanjut Musdalipah, saat ini tengah menggalakkan program prioritasnya di seluruh Indonesia, yaitu literasi, pemartabatan bahasa negara dan revitalisasi bahasa serta sastra daerah.
“Karena itu, kegiatan ini penting untuk penguatan karakter anak bangsa. Melalui literasi, kita berharap ana-anak kelak menjadi pemimpin berkarakter mulia,” katanya.
Sementara, Plt Kepala Desa Sungai Kupang, Abdul Kadir, menyambut baik kegiatan yang baru pertama kali diadakan di desa ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan karena memilih desa kami sebagai lokasi kegiatan ini,” tandasnya.
Abdul Kadir berharap, kegiatan ini dapat terus berlanjut. Sehingga anak-anak di desa memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak lainnya.
Program KKLP Literasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa ini merupakan kelima belas atau terakhir dari kegiatan sejenis yang diadakan di seluruh kabupaten/kota di Kalsel.
Narasumber kegiatan, dua orang Abdi Bahasa dari Duta Bahasa Kalimantantan Selatan, yakni Dwi Rahayu dan Qomaruzzaman. Penyampaian materi dilakukan dengan cara yang menyenangkan, yakni bermain sambil belajar.
Sedang peserta kegiatan, empat puluh anak usia SD di hari pertama dan empat puluh anak usia PAUD di hari kedua. Peserta juga mendapat suvenir berupa buku cerita, buku mewarna, buku gambar dan krayon sebagai pemantik agar giat berliterasi.
Kegiatan berlangsung di dua lokasi berbeda setiap harinya. Hari pertama di SDN 3 Sungai Kupang dan hari kedua di TK Negeri Pembina Sungai Kupang.
Peserta mendapat materi pengenalan enam literasi dasar. Yaitu (1) literasi dasar baca-tulis, (2) literasi dasar numerasi, (3) literasi dasar sains, (4) literasi dasar finansial, (5) literasi dasar digital, serta (6) literasi dasar budaya dan kewargaan. (*/uza/foto: bzak)