BANJARMASIN, banuapost.co.id– Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bangun Rumah Kemasan untuk tunjang nilai jual produk UMKM lokal di Kompleks Melati, Jl Brigjen Hasan Basri.
Menandai dimulainya pembangunan, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina bersama Sekdako Ikhsan Budiman dan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Ichrom Muftezar, meletakkan batu pertama, Senin (1/8).
Menurut Ibnu dalam sambutannya, pembangunan rumah kemasan merupakan salah satu dari Visi Baiman 2, yaitu program untuk meningkatkan Wira Usaha Baru (WUB) serta pelaku UMKM di Kota Banjarmasin yang terkenal sebagai kota dagang dan jasa.
“Kemasan ini penting untuk menunjukkan, produk itu punya izin yang terjamin. Kemudian ada yang dituliskan, diinformasikan dalam kemasan, ada label-label kadaluarsanya, brandnya dan itu dibantu rumah kemasan kita,” jelasnya.
Disamping memenuhi kriteria standar pengolahan pangan, lanjutIbnu, produk tersebut juga memenuhi persyaratan terkait dengan apakah layak untuk dipasarkan di ritel modern, bahkan ekspor.
Dengan hadirnya rumah kemasan di Kota Banjarmasin, menurut Ibnu, merupakan sebuah solusi dalam meningkatkan nilai jual produk UMKM. Proses pembangunan ditarget selesai dua tahun anggaran. Sehingga dapat dioperasionalkan pada 2023.
“Saya kira ini sangat membantu, bukan hanya dalam binaan disperdagin, namun juga semua SKPD, terutama pemangku Pokja Wira Usaha Baru, dan non-dinas terkait yang menghasilkan produk, bisa menggunakan dan memanfaatkan ini,” ujar Ibnu
Sementara, menurut Kadisperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, disperdagin telah melaksanakan pelatihan-pelatihan terkait produk kemasan setiap tahunnya. Namun demikian, pelatihan belum maksimal karena terbatasnya sarana dan prasarana.
“Kita rutin melakukan pelatihan kemasan, namun memang karena tidak didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Sehingga hasilnya kurang maksimal. Mudah-mudahan dengan rumah kemasan ini, kebermanfaatan bisa dirasakan di Kota Banjarmasin,” harapnya. (oie/foto: ist)