BANJARMASIN, banuapost.co.id -Wali Kota, Ibnu Sina didampingi Ketua TP PKK, Siti Wasilah membuka Rakerkesda (Rapat Kerja Kesehatan Daerah) Banjarmasin, yang berlangsung di Ballroom Hotel Fugo, Senin (11/12).
Turut hadir Asisten I Bidang Kesra, Machli Riyadi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Tabiun Huda, sejumlah Kepala SKPD beserta jajaran terkait.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengungkapkan dalam rakerkesda untuk merumuskan program tahun depan, yaitu penanganan lintas sektoral untuk mengatasi masalah Stunting dan upaya mencapai status bebas buang air besar sembarangan (ODF).
“Bersama-sama, kita telah menanggapi hasil stunting, dan kami berharap dapat menurunkan angka dari 22 ke 14 persen tahun depan. Kami telah berhasil menurunkan angka Stunting dari 27 ke 22 persen, dan sekarang menargetkan 14 persen. Fokus utama kami adalah pada penyelesaian masalah ini dengan pendekatan lintas sektoral,” ungkap Ibnu.
Ia menyoroti pentingnya pelayanan kesehatan lainnya, terutama terkait dengan indikator Kota Sehat.
“Kami berharap minimal 80 persen kelurahan mendeklarasikan diri bebas dari buang air besar sembarangan. Ini bukan hanya untuk mencapai standar kota sehat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” harapnya.
Pentingnya eliminasi jamban di pinggir sungai juga menjadi perhatian utama. Ia menjelaskan, dalam hal tersebut dapat bekerja sama dengan lintas sektor, terutama Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Perkim, dan Perumda Air Limbah. Konektivitas air limbah komunal diharapkan dapat mengubah perilaku masyarakat, menghilangkan kebiasaan buang air besar di sungai, dan meningkatkan tingkat kesehatan kota,” ujarnya.
Wali Kota Banjarmasin juga berharap dapat menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan tingkat kesehatan kota secara signifikan. Rencana itu mencerminkan komitmen penuh untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkualitas bagi warga kota berjulukan Seribu Sungai ini.
Dikesempatan yang sama, Wali Kota didampingi Ketua TP PKK serta Kepala Dinas Kesehatan memberikan penghargaan kepada Puskesmas serta beberapa kelurahan untuk pelayanan kesehatan di Kota Banjarmasin. (ril/foto: ist)