PELAIHARI, Banuapost.co.id– Dua kaka beradik warga Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), tewas setelah motor yang dikendarainya bertabrakan dengan trailer di ruas Jalan Trans-Kalimantan atau Jalan Ahmad Yani, Desa Sungai Jelai, Sabtu (21/9).
Kakak beradik, Ahmad Riski Ramadhan (15 tahun) dan Maulida Amelia Putri (12 tahun), mengalami musibah saat akan menuju tempat latihan karate di Desa Kayu Abang, Kecamatan Tambang Ulang sekitar pukul 14.30 Wita.
Kakak beradik tersebut berangkat dari rumah di Gang Damai, Jalan Purnawirawan, Kelurahan Angsau, berboncengan mengendarai Scoopy nomor polisi DA 2938 LAR. Sedangn trailer nomor polisi W 8895 U yang dikemudikan Sunarto, meluncur dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari.
Sebelum benturan terjadi dengan trailer yang dikemudikan Sunarto, Ahmad Riski Ramadhan membawa scoopy untuk mendahului sebuah pick up. Namun saat bersamaan, datang trailer. Karena sudah dekat. akhirnya terjadi benturan.
Kakak beradik tersebut menghembuskan nafas di lokasi kejadian akibat luka-luka yang dideritanya. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.
Pada awal kejadian, sempat diduga korban tewas dalam musibah itu adalah orangtua korban, karena di media sosial beredar fotocopy KTP Ibu dan bapak korban, berkat identitas kedua orangtuanya itulah musibah ini cepat diketahui orangtua korban.
Kasatlantas Polres Tala, Iptu Elfike Reputri, membenarkan tengah menangani musibah korban tewas pada kecelakaan lalulintas di Desa Sungai Jelai, Kecamatan Tambang Ulang. Menurut Kasatlantas, kasus tersebut sudah ditangani unit laka. (zkl/foto: ist)