PELAIHARI, Banuapost.co.id- Jajaran Polsek Jorong, Polres Tanah Laut (Tala), il mengamankan 17 sepeda motor dan 10 pelaku balapan liar (Bali) Senin (4/8/2025). Aksi Bali ini dinilai meresahkan masyarakat.
Diamankannya motor dan pelaku Bali itu berawal dari Patroli rutin yang dipimpin Kapolsek Jorong, AKP Joko Sulistiyo Sriyono, di kawasan Desa Swarangan, Kecamatan Jorong.
Dari 10 orang yang diamankan tersebut terdapat beberapa pemuda yang sudah beberapa kali diamankan akibat aksi balap liar.
Kapolsek Jorong AKP Joko Sulistiyo Sriyono, menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen jajaran Polsek Jorong dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, sekaligus untuk menekan potensi gangguan kamtibmas yang sering dipicu oleh kegiatan illegal, seperti balapan liar.
“Kami mendapatkan banyak laporan dari warga terkait seringnya terjadi balapan liar di jalur tersebut, terutama pada malam hari. Aksi ini sangat meresahkan dan membahayakan, tidak hanya bagi pelaku sendiri tapi juga pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, kami tindak tegas,” kata AKP Joko.
Terhadap pengendara dan kendaraan yang diamankan, pihak Polsek Jorong mengambil tindakan berupa penilangan maksimal sesuai dengan peraturan lalu lintas yang berlaku. Penindakan ini khususnya diberlakukan kepada pelaku yang telah berulang kali terlibat dalam aksi balapan liar.
“Kami tidak akan mentolerir kegiatan yang membahayakan keselamatan pengguna jalan lain. Apalagi bagi mereka yang sudah pernah kami amankan sebelumnya dan tetap mengulangi perbuatannya, tentu ada sanksi yang lebih tegas,” lanjutnya.
Selain penilangan, sepeda motor yang diamankan juga akan ditahan sementara di Mapolsek Jorong hingga proses hukum dan administratif selesai. Pihak kepolisian juga melakukan pendataan terhadap para pelaku serta memanggil orangtua atau wali dari pelaku yang masih di bawah umur untuk dilakukan pembinaan bersama.
Patroli ini juga bertujuan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku dan sebagai bentuk peringatan kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan membahayakan keselamatan jiwa.
Kapolsek Jorong juga mengimbau kepada masyarakat agar aktif melaporkan apabila mengetahui adanya rencana atau aksi balapan liar di wilayahnya. “Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat diperlukan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” pungkasnya.
Kegiatan patroli ini akan terus ditingkatkan dan dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada malam akhir pekan dan hari libur yang rawan terjadi balap liar. Hal ini sebagai bentuk nyata kehadiran Polri dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, serta mencegah terjadinya potensi gangguan kamtibmas. (zkl/foto: ist)