JAKARTA, banuapost.co.id–
Untuk ketiga kalinya, Presiden Joko Widodo menjajal moda raya terpadu (MRT)
menjelang diresmikan. Kali ini presiden ditemani Ibu Negara, Iriana Joko
Widodo.
Selepas menyaksikan pengucapan sumpah hakim Mahkamah
Konstitusi dan pelantikan Duta Besar RI untuk Nigeria di Istana Negara, Kamis
(21/3), presiden menuju halte Monumen Nasional.
Berbeda dengan sebelumnya, kali ini presiden memilih
menggunakan bus Transjakarta menuju stasiun MRT. Keduanya tiba di halte Monas
sekira pukul 17:00 WIB, jam-jam dimana jalan raya dan bus Transjakarta dipadati warga
yang hendak kembali ke rumah selepas bekerja.
Tak pelak, para pengguna layanan bus Transjakarta tampak
kaget dengan kehadiran presiden dan Ibu Iriana yang didampingi Menhub, Budi
Karya Sumadi, serta Gubernur DKI Anies Baswedan.
Tak ingin kehilangan momen, mereka langsung mengeluarkan
gawainya masing-masing sambil berebut untuk berfoto bersama.
Presiden dan Ibu Negara tiba di depan Hotel Pullman,
setelah menempuh 15 menit perjalanan dengan bus Transjakarta.
Saat lampu bagi pejalan kaki berubah warna, dari merah
menjadi hijau, presiden melintasi pelican crossing berdampingan dengan Ibu
Iriana.
Tiba di pemisah Jl MH Thamrin, presiden berhenti sejenak
menunggu lampu pejalan kaki kembali menyala hijau, untuk langsung menyeberang
menuju stasiun MRT Bundaran HI.
Setibanya di stasiun MRT, keduanya kembali mendapatkan
sambutan hangat dari masyarakat yang juga ingin menjajal moda transportasi
massal, yang diyakini akan membawa perubahan dan budaya baru bagi warga Ibu
Kota.
“Kan hanya menyeberang 10 meter sudah sampai. Itu
terintegrasi namanya,” kata presiden saat dimintai keterangannya oleh para
jurnalis.
Presiden berharap, dengan semakin tersambungnya sejumlah
rute perjalanan dan disertai dengan integrasi moda transportasi massal lainnya,
masyarakat akan semakin nyaman untuk beralih menggunakan layanan transportasi
umum. (yb/din/foto: setneg)
