BATAM, banuapost.co.id–
Visi misi yang dikemas dalam konsep Bersinergi Membangun Ekonomi Daerah (BMED) yanag
diusung Mardani H Maming dalam perebutan kursi Ketua Umum BPP HIPMI, September mendatang,
disosialisikan di hadapan Mahasiswa Universitas Batam (Uniba), Minggu (21/7).
Dalam Silaturahmi Daerah (Silatda) dengan BPD HIPMI Provinsi
Kepulauan Riau ini, CEO holding PT
Batulicin 69 dan PT Maming 69 itu, juga menggelar talk show dengan civitas akademika di kota terbesar di Provinsi
Kepulauan Riau tersebut.
Dalam talk show,
Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ini, banyak
dicecar dengan pertanyaan seputar eksistensi pengusaha dalam bertahan, baik di
tengah krisis maupun persaingan.
Bupati Tanah Bumbu 1,5 periode ini mengingatkan, baik
pengusaha kecil dan besar agar tetap fokus pada bidang usahanya.
“Besar dan kuatkan dulu usaha yang ada. Fokus dengan
usaha yang digeluti. Setelah besar dan kuat, baru ekspansi ke bidang usaha yang
lain, terutama yang lebih menguntungkan,” jelas bendahara BPP HIPMI itu.
Di tengah-tengah kaum intelektual ini, pengusaha muda
sukses asal Batulicin, Tanah Bumbu itu, juga menceritakan pengalamannya yang
pernah jatuh bangun dalam memulai usaha, sebelum akhirnya sukses memiliki 54
perusahaan yang bergerak di berbagai bidang usaha tersebut.
“Kuncinya, selama
berusaha saya selalu fokus satu bidang saja, yaitu tambang batubara. Setelah
sempurna, baru bisnis ke tambang nikel,” jelasnya.
Silatda yang dihelat di kampus
Uniba ini, Mardani H Maming juga memberikan bantuan masing-masing Rp 5 juta kepada
6 mahasiswa yang memiliki minat bisnis untuk modal usaha.
Kota Batam merupakan Provinsi
Riau ke-31 yang disambangi Mardani H Maming dalam upaya mendulang suara untuk
meraih kursi Ketua Umum BPP HIPMI dalam Munas ke XVI di Jakarta, September
mendatang.
Sebelumnya, pria yang 17 September
2019 akan berusia 38 tahun itu, sudah menggelar silatda di Jatim, Jateng, Kalimantan,
Sulawesi, Papua, NTT, Lampung dan Palembang. (yb/b2n/foto: kewek)
