BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Guna terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, Ditlantas Polda Kalsel
menggelar pelatihan fungsi teknis registrasi dan identifikasi (regident), Kamis
(22/8).
Acara ini selain menghadirkan Dirlantas Polda Kalsel,
Kombes Pol Muji Ediyanto, sebagai pembicara, juga dari Ombudsman Perwakilan
Kalsel hingga BRI.
Kombes Muji yang didampingi Kasubdit Regident Dirlantas Polda
Kalsel, AKBP Afri Darmawan, mengungkapkan, kegiatan merupakan agenda rutin setiap
tahun untuk meningkatkan kemampuan di bidang regident yang notabene sangat
lekat dengan masyarakat
Sementara untuk nara sumber dari luar, seperti Ombudsman,
karena tidak boleh lagi menghindar dari pelayanan publik yang sesuai dengan tuntutan
zaman.
“Jika rekan-rekan lihat, kita sudah mendapatkan prestasi
WBK. Mudah-mudahan dengan dilakukan peningkatan kemampuan ini, ke depan
mendapatkan predikat wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM),” imbuh Kombes
Muji.
Karena itu, sambung Kombes Muji, ke depan akan terus
dilakukan perbaikan-perbaikan. Baik dari sumber daya manusianya, mekanismenya
dan dari sarana prasarananya.
Sementara Kasubdit Regident Dirlantas Polda Kalsel, AKBP
Afri Darmawan, menambahkan, kegiatan diikuti semua Kasatlantas 13 Kabupaten,
Kanit Regident dan baur mintu masing-masing
“Kegiatan ini digagas untuk meningkatkan SDM manusia
polantas yang unggul, sesuai tema hari kemerdekaan. Supaya ke depannya bisa lebih optimal dalam
memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Termasuk juga meminimalisir komplain-komplain terkait
dengan pelayanan di lalulintas,” tegas AKBP Afri.
Begitupun dengan dihadirkannya narasumber dari ombudsman,
lanjut AKBP Afri, agar bentuk layanan yang diberikan kepada masyarakat benar-benar
memenuhi standar yang diharapkan publik.
Sedang M Firhansyah, Ombudsman Perwakilan Kalsel, mengapresiasi
pelatihan teknis regident yang digelar Ditlantas Polda Kalsel untuk
meningkatkan SDM-nya dalam rangka membentuk karakter pelayanan publik yang
lebih baik di tubuh Polri, khususnya di ditlantas.
“Kami sangat mengapresiasi. Karena Polri merupakan
instansi yang responnya tinggi secara nasional meski masuk dalam 5 besar
keluhan pelayanan publik,” ujarnya. (imn/foto:
iman)
