BANJARBARU, banuapost.co.id–
Meski sudah berpanas-panasan dan meneriakan aspirasi, puluhan mahasiswa di Banjarbaru
tak ditemui anggota DPRD setempat.
Kaum intelektual ini berunjukrasa di depan Gedung DPRD
Banjarbaru, seiring dengan dilantiknya para wakil rakyat periode 2019 – 2024, Rabu
(9/10).
Pendemo yang semuanya memakai jas kebesaran kampus
masing-masing, nyaris sudah kelhilangan suara akibat berteriak lantang,
termasuk minta ditemui pimpinan dewan.
Uniknya, wakil rakyat anyar Kota Banjarbaru ini seperti
tak mendengar. Padahal pendemo sudah kisaran 2 jam berorasi.
Sementara wakil rakyat anyar, meski sempat ke luar dari
ruang rapat paripurna, mereka justru hanya untuk foto bersama di depan Gedung
DPRD Banjarbaru.
“Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi kepada wakil
rakyat yang baru,” tutur satu mahasiswa dengan jaket almater berwarna
biru.
Setelah dua jam berpanas-panas, akhirnya perwakilan
anggota DPRD Banjarbaru mau juga menemui para mahasiswa ini untuk menerima
aspirasi dan menandatangani kesepakatan. Delapan poin aspirasi yang diusung,
selain penanganan sampah, prostitusi dan parkir liar. (riz/foto: rizal)
