MUARA TEWEH, banuapost.co.id–
Selangkah lagi, mimpi PSMTW untuk berlaga Liga 2, terwujud. Laskar Panglima
Batur kini menembus final Liga 3 Zona Kalteng, usai menaklukkan tim Sukamara
2-1 di semifinal di Stadion 29 November Sampit, kemarin.
Pada partai puncak, PSMTW akan berjumpa dengan Persekat
Katingan, Rabu (23/10). Partai ini merupakan ulangan. Karena saat penyisihan Grup
A, kedua tim pernah bertemu. Hasilnya, Persekat menang 2-0.
“Kami optimis menatap partai final. Kekalahan di
penyisihan sudah dilupakan para pemain. Saat itu, tiga pemain inti terkena
akumulasi kartu, sehingga absen. Kini kami bisa turun full tim,” ujar juru
taktik PSMTW, Paulus ‘Polce’ Kia Botoor, Selasa (22/10) siang.
Menurut Polce, grafik menunjukkan permainan PSMTW terus
membaik dan meningkat. Diawali dengan kemenangan atas Persebun Pangkalanbun
1-0, menang atas Pulang Pisau 4-3, kalah dari Katingan 0-2, menang atas Banteng
Kalimantan 4-0, dan menang 2-1 atas Sukamara di semifinal.
“Karena itu kami mengharapkan doa restu dari seluruh
warga Barut, sehingga PSMTW bisa menorehkan prestasi terbaik,” imbuh mantan pemain
Pelita Jaya dan Barito Putra, era Galatama ini.
Polce mengaku tak ada strategi khusus untuk meredam
Persekat Katingan. Meski demikian, PSMTW harus bermain dengan pola yang telah
dipersiapkan selama latihan di Muara Teweh. Kuncinya menjaga keseimbangan dan
kerjasama setiap lini.
“Para pemain harus mengerti kapan saat bertahan dan
menyerang. Kolektivitas menjadi ciri khas pola permainan PSMTW,” jelasnya.
Sementara Manajer Tim PSMTW, Surianor, didampingi Ketua
Askab PSSI Barito Utara, Mustafa Joyo Muchtar, mengatakan, target awal
sebenarnya cukup menembus empat besar. Tetapi pencapaian yang telah melampaui
target menjadi motivasi tersendiri bagi PSMTW untuk menjadi kampiun Liga 3 Zona
Kalteng.
“Kepalang tanggung, kita sudah tembus partai final. Tentu
tak berlebihan jika kita ingin menjadi yang pertama dan terbaik,” pungkas Surianor.
(arh/foto: ist)
