BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Kelurahan Kelayan Selatan, Banjarmasin Selatan, berharap bisa serap dana 100
persen di tahap pertama untuk pembangunan sarana dan prasarana kelurahan serta
pemberdayaan masyarakat.
Harapan itu dikemukakan Lurah Kelayan Selatan Muhammad
Aplah, sebagaimana Permendagri No: 130/2018, saat ditemui di kantornya, Selasa
(22/10).
“Kelurahan mendapatkan alokasi dana sebesar
Rp.370.138.000. Namun berhubung sampai dengan Agustus penyerapan kelurahan se
kota Banjarmasin tidak mencapai 10%, maka dana tahap kedua tidak disalurkan
atau hangus,” jelasnya.
Sedang untuk laporannya, lanjut M Aplah, sudah terpenuhi,
tapi tidak mencapai target, jadi tahap pertama disalurkan pemerintah pusat
melalui Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp.185.000.000.
“Jadi Rp.185.000.000 itu kami manfaatkan untuk kegiatan
pengecoran jalan di RT,17,19 dan 20, sebagaimana yang sudah direncanakan Juni
dan Juli harus terialisasi,” ujar M Aplah.
Menurut Aplah, sebelum kegiatan dilakukan, terlebih dahulu
dikoordinasikan dengan Dinas Perkim. Ternyata mereka juga mengerjakan di RT 17,
19 dan 20, karena termasuk penataan kawasan kumuh.
Sebab Dinas Perkim mengerjakan juga, otomatis dana
kelurahan yang diperuntukan buat RT.17, 19 dan 20, dialihkan ke RT.15 Gang
Hidayah dan Gang Taupik.
“Jadi pelaksanaan dana kelurahan senilai Rp185.000.000
tidak bisa lewat dana murni, sehingga melalui dana perubahan kami laksanakan di
Oktober,” ujarnya.
Dijelaskan M Aplah, Kelurahan Kelayan Selatan telah
melaksanakan kegiatan serta telah menyerap dana di Oktober Rp.113.138.000 atau
61,16%.
“Sisanya sebesar 40,4% akan kami laksanakan di November,
yaitu pengecoran beton di Gg Hidayah serta Gg Taufik sebesar Rp.71.862.000. Jadi
total dana keseluruhan Rp.185.000.000,” imbuhnya. (sai/foto: sasi)
