MUARA TEWEH, banuapost.co.id–
Dinas Kesehatan Barito Utara (Dinkes Barut) menggelar pertemuan monitoring
evaluasi triwulan IV imunisasi dan surveilans, Senin (18/11).
“Diharapkan kegiatan ini semakin mempererat tali
persaudaraan. Sehingga dapat saling bahu membahu melaksanakan program yang
diamanatkan,” kata Plt Kadinkes Barut, Siswandoyo, saat membuka kegiatan
tersebut.
Pertemuan monev dan surveilans, lanjut Siswandoyo, merupakan
wadah mengevaluasi sejauhmana hasil capaian program, sekaligus silaturahmi
antar petugas kabupaten dan puskesmas.
Menurutnya, Barut pada 2018 merupakan salah satu
kabupaten yang mendapat sertifikat penghargaan dari menkes atas capaian kinerja
program imunisasi 2015-2017.
“Sedang pada 2016, mendapat sertifikat penghargaan atas
tercapainya imunisasi dasar lengkap (80 persen),” katanya.
Pada November 2018, sambung Siswandoyo, memperoleh
sertifikat penghargaan dari Gubernur Kalteng atas komitmen dan kerja keras
selama kampanye imunisasi MR fase II dengan cakupan sekitar 95,7 persen.
Begitupun hasil capaian cakupan Universal Child Immunization
(UCI) desa, mengalami peningkatan sebesar 93,2 persen 2018, dibandingkan UCI
desa sebesar 90,3 persen pada 2017.
Sedang untuk imunisasi dasar lengkap (IDL) mengalami
penurunan, yaitu sebesar 111,7 persen pada 2017 menjadi 90,0 persen pada 2018.
Untuk 2019, masih ada beberapa desa yang belum mencapai UCI. (arh/foto: ist)
