BANJARMASIN, banuapost.co.id– Jumlah pasien terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona di Kalsel bertambah tiga. Sebagaimana data yang dirilis Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan (P3) Covid 19 Kalsel, Selasa (7/4) sore, tercatat 19 orang, dari sebelumnya 16 orang.
Tiga kasus baru ini, satu merupakan tambahan dari Kota Banjarmasin yang sebelumnya sudah ada 10 pasien positif. Kemudian satu dari Kabupaten Batola dan satu lagi dari Kabupaten Tapin.
Sedang pasien positif lainnya, masih sama dengan data sebelumnya. Yakni satu dari Banjarbaru, dua dari Tabalong, dan tiga dari Kabupaten Banjar.
Sementara jumlah yang meninggal dunia, bertambah satu orang dari sebelumnya dua. Sama seperti dua kasus sebelumnya, korban terbaru meninggal dunia saat berstatus PDP. Belakangan hasil uji laboratorium dinyatakan positif terinfeksi virus korona.
“Kami baru mendapat konfirmasi untuk PDP yang telah meninggal dunia hasil uji laboratoriumnya dinyatakan positif terinfeksi virus korona. Pasien itu yakni Ulin 33, seorang laki-laki usia 66 tahun, Minggu (5/4),” kata Sekretaris Tim Gugus Tugas P3 Kalsel, M Muslim.
Sedang Pasien Dengan Pengawasan (PDP), lanjut Muslim, jumlahnya berkurang tiga orang. Jika sebelumnyanya 15, kini menjadi 12 orang.
Rinciannya, tiga dari Kabupaten Banjar, dua dari Tabalong. Sementara Banjarbaru, Tapin dan Batola, masing-masing satu orang.
“Pengurangan tiga PDP itu, karena hasil uji laboratoriumnya negatiff, yakni, Ulin 28, 32 dan 34,” ujar Muslim.
Tak hanya PDP, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga berkurang 72 orang. Dari sebelumnya 1.239 menjadi 1.167 orang. (emy/foto: ist)