BARABAI, banuapost.co.id– Rakyat sebagai ibu kandung bagi dua institusi, TNI dan Polri, dalam situasi yang tak nyaman tengah melanda 34 provinsi di Indonesia, termasuk Kalsel, akibat pageblug virus mahkota (corona dalam Bahasa Latin: mahkota. Red.), memang sangat pantas dilindungi.
Kesadaran akan keberadaan ‘ibu kandung’ itulah, dua institusi garda terdepan negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, TNI dan Polri di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, terpanggil untuk ikut memastikan masyarakatnya harus sehat.
Dua institusi ini, kompak turun ke jalan membagikan masker untuk mencegah penyebaran Covid-19, hingga membuat beberapa daerah di Kalsel menyandang status tanggap darurat alias zona merah.
Pembagian masker gratis anggota TNI dari Kodim 1002/Barabai dan anggota Polres HST, berlangsung di Jl Brigjed H Hasan Baseri, Rabu (15/4) pagi.
Tak hanya sekadar membagikan, mereka juga ada yang memasangkan bagaimana menempatkan posisi masker dengan baik hingga benar-benar menutup hidung dan mulut.
Menurut Serka Nanang, salah satu anggota Kodim 1002/Barabai, yang tergabung dalam bakti sosial perang melawan Covid-19, kegiatan bagi masker gratis sebagai upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19 di HST.
“Kegiatan ini juga sebagai wujud sinergitas TNI-Polri dalam rangka memerangi dan memutus mata rantai akan terus mewabahnya Covid-19,” jelas Serka Nanang.
Bahkan tak hanya sekadar membagikan masker, lanjut Serka Nanang, pola hidup sehat dengan rajin cuci tangan menggunakan sabun atau cairan hand sanitazer, jaga jarak, hindari berkumpul dengan orang banyak, keluar rumah apabila tidak ada kepentingan yang sangat mendesak, juga disosialisasikan.
“Harapannya dengan bagi masker gratis dan sosialisasi, setidaknya dapat mengurangi penyebaran Covid-19 di HST,” imbuh Serka Nanang. (yb/pen/foto: ist)