TANJUNG, banuapost.co.id– Dua warga Tabalong dengan riwayat perjalanan ke Gowa, terkonfirmasi positif terpapar virus korona, baik melalui rapid tes dan swab tes.
Kepastian dua peserta dalam kegiatan keagamaan di salah satu kabupten Provinsi Sulawesi Selatan itu, terungkap dari data yang dirilis Tim Gugus Tugas Pengendalian dan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, Kamis (16/4) pukul 16:00 Wita.
Juru bicara Tim Gugus Tugas P2 Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie, yanag diminta konfirmasinya, membenarkan data terbaru dua warga Tabalong sebagai penyumbang bertambahnya pasien terkonfirmasi positif virus korona di antara 59 pasien Kalsel.
“Sebelumnya 74 ODP Tabalong sudah mengikuti rapid test. Dari test, diketahui 17 orang dinyatakan reaktif. Tiga orang sudah mengikuti swab test, dan dua di antaranya dinyatakan positif Covid-19,” jelas Taufiq, Kamis (16/4).
Kedua pasien yang positif, lanjut Taufiq, sudah diisolasi di Rumah Singgah Dinas Sosial Tabalong, di wilayah Tanjung Selatan.
Sedang 14 sisanya, akan dilakukan swab test secara bertahap, yang hasilnya akan dikirim ke RSUD Ulin Banjarmasin.
“Kita sudah kirim lagi hasil swab test dari 7 orang dan sisanya akan dilakukan di hari-hari berikutnya,” imbuhnya.
Dijelaskan Tauiq, rapid test akan dilakukan ke semua ODP Tabalong, khususnya orang-orang terdekat dan yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19.
Begitu pula dengan orang-orang dekat dan yang pernah kontak dengan dua positif Covid-19 yang baru, juga akan dilakukan rapid test.
Seiring dengan bertambahnya pasien terpapar virus korona asal Tabalong, Taufiqurrahman mengimbau masyarakat agar tenang dan tetap menjaga jarak social.
“Kalau tidak ada kepentingan yang mendesak, sebaik di rumah saja. Kalaupun mau keluar kerena memang mendesak, harus selalu menggunakan masker,” katanya mengingatkan.
Taufiq juga meminta pada masyarakat untuk tetap menjalani prilaku hidup bersih dan sehat, dengan mencuci tangan memakai sabun agar mata rantai penyebaran Covid-19 dapat diputus. (sal/foto: ist)