TANJUNG, banuapost.co.id– Tidak stabilnya jaringan di beberapa wilayah di Kabupaten Tabalong, membuat aktivitas belajar mengajar di rumah dimasa pandemi Covid-19, terganggu.
Akibatnya, berbagai keluhan muncul di masyarakat, terutama masalah jaringan internet yang tidak sepenuhnya bisa dijangkau murid maupun orang tua murid yang membantu proses aktivitas belajar anak di rumah.
Menurut Babinsa Koramil 01/Muara Uya, Sertu Imam Supingi, kesulitan yang dialami para siswa untuk mendapat sinyal yang kuat, harus dicarikan solusinya.
“Alhamdulillah setelah ditelusuri, akhirnya kita mendapat lokasi dimana sinyal didapat cukup bagus dan dapat membantu proses belajar mengajar ini lancar,” ujarnya kepada awak media, kemarin.
Dari hasil peninjauan, lanjut Sertu Imam, di Desa Binjai ditemukan ada satu titik lokasi tepat di belakang perumahan warga, sebagai tempat berkumpulnya beberapa siswa berseragam sedang melaksanakan aktivitas belajar dengan daring.
“Rupanya di lokasi inilah yang dapat menangkap sinyal 4G cukup baik,” jelasnya.
Sinyal menjadi penting, karena proses belajar mengajar dalam jaringan yang dilakukan saat ini dengan menggunakan aplikasi zoom, atau mengirimkan tugas melalui WhatsApp, sangat bergantung pada sinyal.
Sementara Danramil 1008-01/Muara Uya, Kapten Inf Uung Sutandi menyatakan, inilah salah satu bentuk perhatian prajurit TNI di tengah Pandemi Covid-19.
“Di Hari Anak Nasional, 23 Juli ini, anggota kita membantu warga, terutama anak-anak yang membutuhkan pendampingan dalam proses belajar mengajar adalah suatu keikhlasan dan kepedulian TNI,” imbuhnya. (sal/foto: ist)