BANJARMASIN, banuapost.co.id– Bertandang ke Bolivia dalam lanjutan babak penyisihan Piala Dunia 2022 Zona Amerika Selatan, Lionel Messi dan kawan-kawan dihantui pengalaman buruk tipisnya udara di kawasan kota La Paz yang berada di ketinggian lebih 3.637 meter dari permukaan laut.
Sepanjang 13 laga yang pernah mereka lakoni di Stadion Hernando Siles, Tim Tango hanya mampu memetik kemenangan 3 kali dengan 7 kekalahan dan 3 kali imbang.
Bahkan Messi dan kawan-kawan pernah dipermalukan dengan kekalahan 1-6 pada Penyisihan Piala Dunia 2010 Zona Amerika Selatan.
Saat itu Messi dan kawan-kawan ditangani pemain legendaries, Diego Armando Maradona. Kekalahan tersebut merupakan yang terbesar dialami Argentina atas Bolivia dalam 42 kali pertemuan.
Pertandingan di “Stadion Atas Awan” itu pula yang pernah membuat Messi muntah pada pertemuan 27 Maret 2013. Sementara rekannya, Angel Di Maria, terpaksa dibantu alat pernapasan. Ketika itu Argentina ditahan imbang 1-1.
Hanya saja pada pertemuan yang akan berlangsung pada Selasa waktu setempat atau Rabu (14/10) pukul 04:00 Wita itu, Argentina sedikit lebih diuntungkan dibandingkan tuan rumah.
Argentina yang saat ini diasuh pelatih Lionel Scaloni, bertandang ke Bolivia dengan mengantongi kemenangan 1-0 atas Ekuador pada pertandingan pertama Penyisihan Piala Dunia 2022 Zona Amerika Selatan. Sedang tuan rumah, ditekuk Brasil 0-5.
Meski menderita kekalahan telak pada pertandingan melawan Brasil, pelatih Bolivia, Cesar Farias, optimis pemainnya dapat meladeni Argentina di Estadio Hernado Siles.
Pelatih tim berjuluk La Verde itu, akan memaksimalkan bermain di kandang sendiri dengan kondisi lapangan yang tidak menguntungkan bagi tim tamu.
Jadwal pertandingan lainnya, Brasil vs Peru, Ekuador vs Uruguay, Venezuela vs Paraguay, dan Chili vs Kolombia. (zkl/foto: ist)