KOTABARU, banuapost.co.id– Setelah petahana yang juga paslon nomor urut 1 dipangil Bawaslu Kotabaru terkait dugaan pelanggaran pemilu, kini giliran ASN-nya yang juga dilakukan hal sama, untuk didengar keteranganya, Jumat (16/10).
Kali ini yang dipanggil, Kadinsos Nurvizah dan Camat Kelumpang Hilir, Johanudin.
Menjalani pemeriksaan kisaran 4 jam lebih, keduanya dicecer dengan puluhan pertanyaaan. Bakan Nurvizah, hampir kewalahan hingga tenaganya terkuras.
Usai menjalani pemeriksaan, Nurviza enggan menjawab pertanyaan sejumlah awak media. Alasannya tengah lapar.
“Bagaimana hasil pemeriksaan tadi Ibu, apa hasilnya? kata sejumlah wartawan. Nurvizah hanya menjawab: “no komen”, sembari berlalu.
Nurvizah yang tengah menuju mobil menjemputnya, kembali bertanya. “Ada berapa pertanyaan yang di tanyakan bawaslu? “Saya tidak ingat. Terlalu banyak pertanyaannya, dan saya sangat lapar,” jawabnya.
Meski demikian, menurut Nurvizah, kalau mau lebih lengkap, silahkan tanya kepada petugas Bawaslu Kotabaru.
“Saya takut salah jawabnya. Badan saya lemes dan perut sangat lapar,” imbuhnya sambil berlalu meninggalkan sejumlah awak media. (her/foto: ist)