BARABAI, banuapost.co.id– Perilaku hidup sehat harus dimulai dari hal–hal yang kecil, terutama dari lingkungan rumah tangga.
Salah satunya kebiasaan yang kurang baik, membuang hajat di aliran sungai. Kebiasaan BAB di sungai, khususnya yang tinggal di bantaran, masih jadi kebiasan masyarakatnya.
Kondisi ini disebabkan banyak faktor. Salah satunya, faktor ekonomi dan kebiasaan sejak dulu kala, serta masalah pengetahuan akan kesehatan masih kurang.
Untuk membantu mengatasi hal tersebut, Kodim 1002/Barabai melalui Koramil 1002-06/Barabai, melaksanakan program jambanisasi. Senin (30/11)
Menurut Danramil 1002-06/Barabai, Kapten Inf Rudi Hartono, sebanyak 30 unit jamban dibangun di dua lokasi, yaitu Desa Bukat dan Kelurahan Barabai Darat, masing-masing 15 unit.
“Untuk 15 unit jamban di Desa Bukat telah selesai. Saat ini anggota telah mengerjakan 15 unit lagi di Kelurahan Barabai Darat,” jelas danramil.
Dalam pengerajaanini, sambung Kapten Rudi Hartono, juga bekerja sama dengan aparat desa dan kelurahan, termasuk masyarakat.
“Buang hajat di sungai untuk saat ini sudah tidak jamannya lagi. Di samping tidak baik, juga berdampak penyakit yang paling sering terjadi, seperti diare,” imbuhnya.
Ditegaskan danramil, program jambanisasi merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Karena itu, segala permasalahan rakyat, TNI dengan senang hati akan membantu semaksimal mungkin demi kesejahteraan bersama.
“Contohnya dengan membantu masyarakat agar bisa berprilaku hidup bersih melalui jambanisasi,” tandasnya. (oie/foto: ist)