SAMPIT, banuapost.co.id– PT Baratama Putra Perkasa ( BPP), perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan Hutan Tanaman Industri (HTI) di wilayah Kotim, sosialisasikan akses jalan bersama di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, kepada masyarakat petani di Aula Desa setempat, Selasa (6/7).
Denah atau peta lokasi perkebunan pohon akasia milik perusahaan, sekitaran Desa Ujung Pandaran dengan membuat jalan baru terhubung ke jalan pertanian warga Lampuyang.
Adapun rencana jalan, lebar 15 meter dan panjang 13 kilometer sampai jalan masuk menuju jalan SMP 1 Lampuyang, hingga jalan provinsi Kotim-Seruyan di wilayah desa tersebut.
“Jalan yang direncanakan PT Baratama Putra Perkasa, termasuk jalan pertanian, akan diperbaiki dan dilebarkan. Makanya kami mengundang rapat bersama disini,” ujar Kepala Desa Lampuyang, Muksin.
Sementara menurut Camat Teluk Sampit, Juliansyah, sosialisasi perusahaan mengajukan pembangunan jalan mengarah ke jalan pertanian dengan lebar yang disepakati. Tentunya perusahaan yang akan melakukan perbaikan jalan pertanian tersebut.
“Karena itu kalau ada usulan, silahkan sampaikan. Sehubungan perwakilan dari peusahaan perkebunan ada disini,” kata Juliansyah.
Sedang warga petani, tak ada yang protes dengan lokasi yang akan diperbaiki perusahaan. Namun mereka menginginkan yang kena badan jalan harus ada ganti untung dan lebarnya kalau bisa dikurangi.
Usulan warga langsung ditanggapi pihak perusahaan, Yayan, perwakilan humas PT BPP, yang berjanji akan disampakan ke pimpinan agar semua permasalahan di lapangan selesai.
“Apa kemauan warga, akan kami sampaikan ke pihak manajemen. Andai jalan yang terlalu dekat dengan bangunan rumah, badan jalan bisa saja lebarnya dikurangi,” kata Yayan.
Pertemuan bersama pihak perusahaan berjalan lancar. Masyarakat sepertinya setuju atas aspirasi dan keinginannya terpenuhi dan tidak terlalu memberatkan pihak perusahaan. (um/foto: ist)