PELAIHARI, banuapost.co.id– Lonjakan warga Tanah Laut positif terpapar Covid-19, setiap hari makin bertambah. Sampai pukul 16:00 Wita, Sabtu (31/7), tercatat 89 orang yang harus menjalani perawatan. Sehingga jumlahnya yang menjalani perawatan sebanyak 734 orang.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tala, dari 89 positif baru itu 32 di antaranya beradal dari Kecamatan Pelaihari, disusul Bati Bati 19 orang, Panyipatan 10, 9 dari Kecamatan Batu Ampar dan 7 dari KIntap.
Akibat tingginya jumlah warga Tala yang terpapar setiap hari, 420 orang terpaksa menjalani isolasi mandiri (isoman). Sisanya dirawat di RSUD Hadji Boejasin 67 orang dan di karantina terpusat atau Fasilitas Pelayanan Khusus Covid-19 245 orang, di RSUD Ulin Banjarmasin 2 orang.
Meningkatnya jumlah pasien yang harus dilayani membuat fasyansus memilah pasien yang dapat masuk atau hanya menjalani isolasi mandiri.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Tala, Antonius Jaka yang juga juru bicara Satgas Covid-19 mengatakan, saat ini fasyansus yang menempati eks Gedung RSUD Hadji Boejasin dan Balai Diklat BKPSDM Tala sudah over kapasitas.
“Untuk itu, saat ini pengelola fasyansus melakukan semacam screening apakah pasien harus masuk karantina atau dapat menjalani isolasi mandiri,” kata Antonius Jaka saat dikonfirmasi Sabtu (31/7).
Menurutnya, pasien yang dengan gejala akan ditangani langsung di fasyansus atau dirujuk ke RSUD Hadji Boejasin.
Sampai Sabtu (31/7) jumlah warga Tala yang terpapar Covid-19 mencapai 5.211 orang, sembuh 4.349 orang dan meninggal 128 orang. (zkl/foto: zul yunus)