PELAIHARI, banuapost.co.id– Pemkab Tala memprioritaskan vaksinasi tahap 3 untuk seluruh tenaga kesehatannya. Kegiatan berlangsung di Gedung Manajemen RSUD Hadji Boejasin, Jumat (13/8), dengan penerima pertama Bupati H Sukamta.
“Kita utamakan tenaga kesehatan, karena mereka garda terdepan penanganan Covid-19. Ini kita khususkan,” jelas bupati usai divaksin.
Senada dengan bupati, menurut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Tala, Antonius Jaka, vaksin jenis Moderna ini diharapkan tidak ada lagi nakes yang gugur karena Covid-19.
“Petugas kesehatan kita juga sudah banyak yang berguguran, karena meninggal atau terkonfirmasi positif Covid-19. Maka agar tetap pelayanan terhadap penanganan Covid-19 bisa berjalan, diprioritaskan tenaga kesehatan itu di booster dengan vaksinasi yang ketiga ini cukup satu kali dengan vaksin Moderna,” katanya.
Meski demikian, sambung Antonius, Dinkes Tala terus mengusahakan permintaan vaksin jenis Sinovac untuk masyarakat luas yang distribusinya masih terbatas.
Dijelaskan Antonius, pemberian vaksin jenis Moderna kepada para nakes ini memiliki efek samping yang berbeda dari vaksin jenis Sinovac.
“Efikasi atau memberikan kekebalannya antara Sinovac dan Moderna memang ada perbedaan. Kalau Sinovac itu 65 persen,” ucap Antonius.
Sedang Moderna, lanjut Antonius, sampai 94 persen. Namun efek sampingnya dilaporkan juga agak beda. Kalau Sinovac itu lebih ringan, misalnya pun sakit kepala atau demam paling 3-6 jam, tetapi kalau Moderna bisa sampai 24 jam atau 48 jam. (zkl/foto: diskominfo)