BANJARMASIN, banuapost.co.id– Pemerintah terus berupaya melestarikan permainan tradisional yang kini mulai tergerus seiring dengan berkembangnya teknologi, salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk Kampung Bermain.
Begitu pula yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin dan KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia), yang baru-baru ini meresmikan Kampung Bermain Pekapuran di Gang Hamparaya, Kecamatan Banjarmasin Tengah
Menurut Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor, dengan diresmikannya Kampung Bermain tersebut dapat memacu minat dan kecintaan masyarakat terhadap permainan tradisional.
“Kota Banjarmasin memilik Seni Budaya Daerah yang layak untuk ditampilkan dan dikembangkan, seperti halnya permainan tradisional Banjar,” ujarnya
Permainan tradisional Banjar tersebut adalah Balogo, Terompah, Egrang, Hadang/Asinan, Barongsai, Ketapel, Silat Budaya, Panco, Sepatu Roda dan Panahan.
Maka dari itu, ia berharap kepada masyarakat setempat dengan diresmikannya kampung bermain tersebut selain dapat berolahraga, juga dapat menguji kemampuan dan keterampilan serta kebersamaan kelompok.
“Mudah-mudahan bisa jadi apik, sehingga nanti masyarakat bisa menikmati kampung bermain yang betul-betul memberikan edukasi,” tandasnya. (oie/foto: ist)