KOTABARU, Banuapost.co.id- Sebuah kapal cargo terbakar saat lego jangkar di Tanjung Pemancingan, Kotabaru, Kalimantan Selatan Senin (18/11/2025), 21 anak buah kapal (ABK) dilaporkan selamat.
BlueRay sebuah vessel bebendera Liberia itu terbakar dibagian kamar mesinnya Senin malam sekitar 20.30 Wita. Saat itu kapal sedang loading batubara.
Berdasarkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, laporan terjadinya kebakaran tersebut disampaikan PT IDT selaku agen kapal, laporan yang disampaikan melalui Satpolairud Kotabaru dan KSOP Batulicin itu diderima Basarnas Banjarmasin sekitar pukul 21.55 wita.
Pos SAR Kotabaru menurunkan RIB 02 untuk menuju lokasi, mereka bergabung dengan potensi SAR lainnya dari Satpolairud Kotabaru, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kotabaru, KSOP Kotabaru, KSOP Batulicin, BPBD Kotabaru dan ERT Jhonlin.
Setibanya di lokasi dan setelah melakukan koordinasi dengan pihak agen kapal, nahkoda, dan pemilik kapal, dipastikan kondisi seluruh ABK dalam keadaan sehat dan aman. Bagian kapal yang terbakar juga telah dalam kondisi terkendali sehingga ABK tetap standby di atas kapal sambil menunggu langkah lanjutan dari pihak agen.
Karena kondisi yang sudah aman dan terkendali, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Vesel BlueRay berdasarkan data dari vesselfinder berlayar dari Tanjung Chittagong Bangladesh pada 30 Oktober 2025. Kapal dengan panjang 189 meter, lebar 32 meter itu tiba di Tanjung Pemancingan pada 13 November 2025 lalu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyampaikan apresiasinya atas respons cepat seluruh unsur SAR yang terlibat:
“Kami mengapresiasi koordinasi cepat antara seluruh stakeholder maritim di wilayah Kotabaru. Berkat kesigapan tim di lapangan, situasi dapat segera dikendalikan dan seluruh 21 ABK dinyatakan selamat. Basarnas akan terus memastikan kesiapsiagaan penuh dalam setiap kejadian yang mengancam keselamatan jiwa, khususnya di wilayah perairan Kalimantan Selatan,” kata I Putu Sudayana, Rabu (19/11). (zkl/foto: ist)