MANDIKAPAU– Gubernur H Sahbirin Noor dan Ketua TP PKK Kalsel, Hj Raudhatul Jannah, mensosialisasikan pencegahan penyakit campak yang digagas Dinkes provinsi berkerjasama dengan kabupaten/kota.
Sosialisasi pencegahan karena penyakit ini tergolong berisiko tinggi. Oleh sebab itulah, masyarakat diingatkan untuk memberikan imunisasi campak dan rubella kepada anak-anaknya.
“Saya memberikan penghargaan kepada seluruh insan kesehatan atas kerja keras melakukan pencegahan campak secara dini pada anak dan remaja,” ucap gubernur pada acara Pencanangan Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella, Rabu (1/8) pagi.
Dalam kegiatan di Pondok Pesantren Miftahussibyan, Desa Mandikapau, Kabupaten Banjar, juga hadir Bupati setempat, KH Khalilurrahman dan istri, Kepala Litbang Kemenkes RI, Dr Siswanto, serta seluruh jajaran dinas kesehatan daerah.
Paman Birin, sapaan akrabnya, mengaku menaruh harapan besar agar penyakit campak jangan sampai menyerang anak dan remaja sebagai generasi emas harapan bangsa.
Menurut Paman Birin, kemajuan Indonesia di masa mendatang sangat ditentukan generasi anak sekarang. Anak Indonesia di masa mendatang harus lebih tangguh dan sehat.
Pasalnya, kekuatan sebuah bangsa sangat tergantung dari sumber daya manusia yang handal. Ini hanya bisa diwujudkan apabila anak di masa mendatang memiliki daya saing tinggi.
“Untuk bisa berdaya saing anak harus cerdas dan sehat. Kegiatan pemberian imunisasi campak adalah salah satu upaya kita bersama menjaga kesehatan anak, termasuk ancaman dari penyakit campak,” tandasnya.
Paman Birin mengungkapkan gembiranya karena ditarget lebih dari 1.300 anak diimunisasi di tempat tersebut. Selanjutnya para ‘pejuang imunisasi’ akan disebar ke seluruh wilayah Kalsel untuk memberikan imunisasi MR kepada anak-anak yang berusia 9 bulan hingga dibawah 15 tahun. (rny/bdm/foto: hum)