BANJARMASIN– Jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin, membuka posko tanggap darurat bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Posko yang menyalurkan berbagai jenis bantuan ini, dibuka di dermaga kapal penumpang Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, sejak Rabu (3/10) siang.
Menurut Perwira Staf Potensi Maritim (Paspotmar) Lanal Banjarmasin, Mayor Laut dr Meutia, posko siap menyalurkan berbagai jenis bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Sulteng.
“Semua jenis bantuan kami terima. Mulai dari makanan, pakaian, perlengkapan sehari-hari yang dibutuhkan para korban. Termasuk selimut dan kebutuhan anak-anak atau bayi,” jelas Meutia yang juga bertugas sebagai coordinator.
Berbagai bantuan, lanjut Meutia, segera disalurkan ke lokasi bencana dengan KRI Surabaya yang rencananya sandar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kamis (4/10) siang.
“Bantuan kami terima sampai besok siang, sebelum kapal berangkat menuju Sulteng. Saat ini, kapal sudah berangkat dari Surabaya dan sudah membawa bantuan,” katanya.
Seorang ibu rumah tangga warga Banjarmasin, Ny Mudmainah, mengaku tergerak hatinya ikut memberikan bantuan karena merasa iba dengan warga Palu dan Donggala serta kawasan sekitarnya yang terkena musibah.
“Bantuan yang saya berikan tidak banyak. cuma satu dus pakaian layak pakai. Mudahan bermanfaat, bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah di sana,” ujar warga Pelambuan iru.
Selain dari warga atau sumbangan pribadi, di posko yang dibuka Lanal Banjarmasin ini, nampak pula rombongan sejumlah instansi baik swasta maupun pemerintah. Mereka menyerahkan berbagai jenis bantuan, mulai dari makanan berupa mie instan dan juga pakaian layak pakai serta lainnya. (emy/foto: deny yunus)