TANJUNG– Dua relawan asal Tabalong turut dalam misi kemanusiaan Basarnas untuk membantu korban gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah, tepatnya di Kota Palu dan Donggala.
Sekretaris PMI Tabalong, Setyawan Andri Wibowo, ketika dikonfirmasi, membenarkan ada dua relawan asal Tabalong turut dalam misi kemanusiaan Basarnas itu.
“Iya mas, dua orang relawan Tabalong yang turut serta tersebut salah satunya adalah relawan PMI Tabalong,” jelas Setyawan, kemarin.
Dua relawan itu, Padlianoor yang juga komandan TSR PMI Tabalong dan Fauzi Rahman, anggota Tagana Tabalong.
Keduanya, menurut Wawan, panggilan akrab Setyawan A Wibowo, baru usai mengikuti Jambore Basarnas di Cibubur. Setibanya di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru.
Namun begitu mendengar berita gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, keduanya kembali mengikuti panggilan hati untuk misi kemanusian membantu korban di Provinsi Sulteng tersebut.
“Setelah menginjakkan kaki di Bandara Syamsudin Noor mereka langsung dipindahkan ke kapal KN SAR Laksamana untuk selanjutnya berangkat ke Sulteng,” ujar Wawan.
Sementara PMI Tabalong sendiri, sambung Wawan, juga akan mengirimkan 11 relawannya untuk misi kemanusiaan di Sulteng.
Perizinan relawan yang akan berangkat ke Sulteng sudah diurus di Dinas Kesehatan, karena kebanyakan relawan bekerja di rumah sakit dan puskesmas.
Sedang untuk keberangkatannya, masih menunggu info dari bandara, karena bandara di Palu masih belum aktif untuk penerbangan umum.
Relawan yang akan berangkat ke Palu nanti, perawat 8 orang, dokter spesialis orthopedi satu orang, 1 dokter umum dan 2 orang apoteker.
Jadi total relawan yang akan berangkat ke Sulteng sebanyak 12 orang, dengan satu orang relawan sudah berada di lokasi gempa, yaitu Padlianor. (aye/foto: hery)