BANJARBARU– Setelah peringatan HPS 2018 sukses di Desa Jejangkit Muara, Batola, Pemprov Kalsel kembaIi akan menggelar ’aruh ganal’, Gebyar Perbenihan 2020.
“Pihak Kementerian Pertanian sudah merestui Kalsel sebagai tuan rumah Gebyar Perbenihan. Tinggal menunggu surat resmi gubernur sebagai bahan dasar untuk pelaksanaanya,” jelas M Ikhsan, Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH) Kalsel, pada rapat koordinasi pengawas benih tanaman di kantornya, Banjarbaru, Rabu (7/11).
Pengajuan sebagai tuan rumah, lanjut Ikhsan, sebagai tindak lanjut semangat Gubernur H Sahbirin Noor dalam mendorong swasembada pangan di Kalsel.
“Saat ini kita sudah mengirimkan ANS untuk meminta apa saja persyaratan untuk menjadi tuan rumah Gebyar Benih,” katanya.
Gebyar Perbenihan 2020, sambung Ikhsan, rencananya dipusatkan di daerah Sungai Batang, Kabupaten Banjar.
Menurut Ikhsan, menjadi tuan rumah gebyar benih merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Kalsel mandiri benih, mengingat akan banyak berkumpul para pakar untuk saling bertukar informasi terkait benih.
“Pastinya bagi Kalsel, untuk mendorong Desa Mandiri Benih dengan memperluas penangkaran benih. Saat ini, luas penangkaran benih kita 6.000 hektare yang tiap tahunnya meningkat sekitar 3 persen,” ujarnya.
Dijelaskan Ikhsan, peran benih unggul sangat penting dalam swasembada pangan. Karena benih yang bagus akan menghasilkan produksi tanaman pangan yang bagus pula. (syh/foto: hum)