PALANGKA RAYA– Sejumlah pesiapan tengah dilakukan tim edis RSUD Dr Doris Sylvanus Palangka Raya membantu ibu rumah tangga, Ny Titi Wati, yang menderita obesitas hingga memiliki bobot 350 kg.
Wanita berusia 37 tahun warga Jl G Obos 25 Gg 3, Kota Palangka Raya, akan menjalani operasi sebagai pertolongan yang dinilai sudah sangat maksimal.
Meski persiapan sudah dilakukan, Titi Wati belum berani memutuskan kesediaan. Ibu anak satu ini masih menolak, karena masih menunggu kedatangan kakak kandungnya dari luar kota.
Menurut Wakil Direktur Pelayanan RSUD Dr Doris Sylvanus, dr Theodorus Sapta Atmadja, yang menemui langsung Titi Wati, Rabu (9/1) pagi, untuk menurunkan lebih cepat berat badan IRT itu, tidak ada jalan lain selain dilakukan operasi.
“Kondisi seperti ini sangat rentan dengan kematian,” ujar Theodorus.
Kunjungan ke rumah IRT penderita obesitas itu, Theodorus didamping 6 petugas yang akan melakukan pekerjaan agar evakuasi berjalan aman dan lancar.
Tim evakuasi menurut rencana akan melakukan pembongkaran bagian pintu rumah agar tubuh ibu dari seorang putri itu dapat keluar nantinya,
Tak hanya membongkar pintu, tim evakuasi juga membuat tandu dari kayu secara khusus untuk memudahkan pengangkatan tubuh Ny Titi Wati.
“Khusus untuk Ny Titi Wati ini, selain membentuk tim khusus, rumah sakit juga melakukan persiapan ruangan hingga tim operasi,” jelas Theodorus.
Bahkan rumah sakit pemerintah, lanjut Theodorus, rela mendatangkan dokter spesialis dari Bali untuk melakukan operasi secara gratis.
“Ini lantaran kasus obesitas Ny Titi Wati ini, pertama kali di Kalimantan Tengah,” katanya. (yb/din/foto: dinda).