PUDAK SETEGAL, banuapost.co.id– Warga Desa Pudak Setegal, Kelua, Kabupaten Tabalong, geger menyusul ditemukannya mayat wanita yang tengah dalam proses melahirkan di Sungai Tabalong, Rabu (30/1).
Mayat oleh Tim Penanggulangan Bencana Daerah diangkat dari
dalam sungai, kemudian dievakuasi ke Puskemas Kelua sebelum akhirnya dibawa ke
RSUD H Badarudin Tanjung.
Menurut salah seorang anggota Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong, Fahri, mayat tanpa identtas itu ditemukan
pertama kali oleh warga pada pukul 07:15 Wita.
“Mayat dalam kondisi setengah melahirkan. Jabang bayinya
dikeluarkan di Puskesmas Kelua,” jelas Fahri.
Kondisi bayi saat ditemukan pertama kali, lanjut Fahri, baru
keluar bagian kepala. Sekarang posisi mayat sudah dibawa ke RSUD H Badarudin
Tanjung untuk menjalani visum.
Sementara Kapolsek Kelua, Ipda Tri Susilo, membenarkan tengah
menangani kasus temuan mayat yang mengapung di Sungai Tabalong.
Menurut kapolsek, hingga saat ini identitas mayat belum
diketahui. Namun ciri-cirinya: berambut ikal bergelombang, tinggi badan
diperkirakan 150 cm, tubuh agak gemuk dan dalam keadaan hamil.
“jika ada masyarakat yang merasa anggota keluarganya hilang dalam beberapa hari ini, bisa menghubungi pihak kepolisian, khususnya Polres Tabalong dan Polsek Kelua,” imbaunya. (her/foto: herry)
