PELAIHARI, banuapost.co.id–
Gerbong pemerintahan H Sukamta bergeser. Sebanyak 11 pejabat tinggi pratama di Pemkab
Tanah Laut itu, menduduki pos baru.
Pelantik serta pengambilan sumpah ke 11 pejabat,
berlangsung di Balairung Tuntung Pandang, Jumat (22/3), dihadiri Forum
Koordinasi pimpinan Daerah (Forkopimda) Tala, jajaran Kepala SKPD, serta camat
se Tala.
Pejabat yang dilantik, Ahmad Hairin, menduduki pos baru
sebagai Asisten Sekdakab Tala Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan
Rakyat. Sebelumnya, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan.
Rudi Ismanto, jabatan lama Kepala Satpol PP dan Damkar Tala,
menjadi Kadis Komunikasi dan Informasi Tala. Wiyanto, Kadis Sosial Tala,
meduduki pos baru sebagai Kadis Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak.
Lutfiati Uyun, jabatan lama Kadis Pengendalian Penduduk, Keluarga
Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, jabatan baru Kadispora.
Hairul Rizal, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, menjadi Kepala
Badan Kepegawain dan Pengembangan SDM Tala,
Sutrisno, Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik,
mendapat pos baru sebagai Inspektur kabupaten Tala,
Husein Irianta, Kepala Badan Kepegawain dan Pengembangan
SDM Tala, jabatan baru Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM,
Ahmad Riyadi, Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman
dan Lingkungan Hidup, jabatan baru Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan
Politik
M Rafiqi Effendi, Kadis Perdagangan UKM dan Perdagangan, jabtan
baru Kepala Kesbangpol Tala. Nor Hidayat, Asisten Sekda Tala Bidang Ekonomi
Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, jabatan baru Kadis Sosial Tala
Safarin jabatan lama Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan
SDM, jabatan baru Asisten Sekda Tala
Bidang Administrasi Umum.
M Noor yang sebelumnya menjabat sebagai Kadispora,
dimutasi menjadi Analis Pengaduan
Masyarakat di Badan Kesbangpol Tala.
Dihadapan para pejabat yang dilantik Bupati Tala Sukamta
menekankan, sumpah yang diambil harus dipegang teguh dan harus dijadikan
pedoman nantinya dalam melaksanakan tugas jabatan.
“Saya tegaskan, jangan sekali-kali menganggap sumpah
itu hanya persyaratan administrasi belaka. Karena sumpah kalian didengar oleh
Tuhan dan dengan atas nama Tuhan,” tegasnya. (zkl/foto: ist)
.
