BANJARBARU, banuapost.co.id– Lebih dari 1.000 surat yang isinya meminta Presiden Jokowi turun tangan dan ikut menyelamatkan Pegunungan Meratus, Jumat (22/3), dibawa ke Jakarta.
Surat-surat ditulis serentak oleh masyarakat di dan luar
Kalsel, Minggu (17/3), dalam acara ‘Serentak Menulis Surat Kepada Presiden
untuk Selamatkan Meratus’. Turut menulis,
warga Indonesia di Taiwan.
Sebelum dibawa ke Jakarta, surat-surat itu diserahkan
Koordinator ‘Serentak Menulis’, Nursiwan atau biasa disapa Incus kepada Jefri
Raharja dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel.
“Semoga surat-surat itu bisa sampai kepada presiden
dan bersikap tegas melindungi, juga menyelamatkan Meratus dari pertambangan
batubara dan perkebunan sawit,” ujar Incus.
Selain surat-surat yang ditulis masyarakat HST (sebanyak
370 surat) di Lapangan Dwi Warna dan pondok Pesantren DarulIstiqamah, Barabai,
juga dihimpun dari Tabalong (49 surat), Balangan (8 surat), HSU (35 surat), HSS
(dua surat), Tanah Laut (83 surat), Tapin (274 surat), Banjarbaru (22 surat),
dan Banjarmasin (sebanyak 154 surat).
Sementara dari Taiwan, Yogyakarta, Malang dan Balikpapan,
Kaltim, berjumlah 38 surat.
“Menulis surat mungkin oleh sebagian orang dianggap
sepele. Namun ini merupakan curahan hati dan kepedulian manusia terhadap
alamnya,” ujarnya.
Sikap Presiden, timpal Manajer Data, Program dan Kampanye
Walhi Kalsel, Rizqi Hidayat, sangat ditunggu publik di Kalimantan.
“Ini kesempatan yang baik bagi Jokowi menunjukkan
sikapnya terhadap Kalsel, terhadap Kalimantan. Jangan sampai kami di Kalimantan
merasa selalu dianaktirikan, sama seperti kawan-kawan di Papua,” tandasnya.
Menurut Rizqi, surat-surat
yang dikirimkan kepada presiden akan diserahkan Direktur Walhi Kalsel, Kisworo
DC kepada Direktur Eksekutif Nasional Walhi, Nur Hidayati yang kemudian akan
diserahkan ke Kantor Staf Presiden.
“Selanjutnya KSP akan kami minta menyampaikan
surat-surat itu ke presiden. Semoga surat-surat itu bisa langsung dibaca, dan presiden
bisa menyampaikan dan mengambil sikap untuk menyelamatkan Meratus,” imbuhnya.
(emy/foto: ist)
