Meski hanya satu tahun (2009 – 2010) sebagai anggota DPRD
Tanah Bumbu dari Fraksi PDI-Perjuangan, Mardani H Maming yang namanya kini
mencuat di jajaran elite pengusaha nasional, memberanikan diri untuk lebih fokus
mencurahkan pikiran-pikirannya untuk rakyat di tanah kelahiranya itu sebagai
bupati.
Orang nomor satu sekaligus sebagai bupati termuda se
Indonesia (di usia 29 tahun), disandang pria kelahiran Batulicin, Tanah Bumbu
17 September 1981 itu. Sempat menjalani 1,5 periode (2010 – 2018) sebagai
Bupati di Kabupaten yang memiliki julukan Bumi Bersujud, Mardani mencoba
menatap kursi Senayan.
Dua tahun sebelum berakhir masa tugasnya sebagai Bupati
Tanah Bumbu, putra tertua dari 2 bersaudara pasangan H Maming dan Hj Mariani ini, mengumumkan pengunduran
diri karena ikut mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI.
Namun belum juga masa kampanye berlangsung, Ketua DPD
PDI-Perjuangan Kalsel ini, justru membatalkan pencalonannya ke kursi Senayan.
Ayah empat putra dari buah cintanya dengan i Hj Erwinda ini, beralasan ingin
lebih fokus mencurahan perhatian untuk keluarga dan usaha.
Nama Mardani H Maming pun sempat ‘tenggelam’ setelah
mundur dari jabatan Bupati Tanah Bumbu dan membatalkan diri sebagai calon
anggota DPR RI.
Kini nama Wakil Bendahara Umum Badan
Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) tersebut,
kembali menggeliat menyusul dengan pencalonannya sebagai Ketua Umum BPP HIPMI dalam
Munas ke XVI di Jakarta, September mendatang.
Mardani H Maming adalah CEO PT Batulicin 69
dan PT Maming 69, dua perusahaan holding yang
membawahi 54 anak perusahaan mulai dari pertambangan mineral, terminal dan
pelabuhan khusus batubara, pengelolaan jalan hauling, underpass,
transportasi pertambangan, penyewaan alat berat, penyediaan armada kapal,
properti, hingga perkebunan.
Pengusaha muda sukses yang kini disandang,
tak lepas dari kemauan dan kerja keras alumnus Fakultas Hukum Universitas
Lambung Mangkurat (ULM) itu belajar dari berbagai kegagalan yang pernah dirasakan.
Dari semua itu, Ketua Umum Asosiasi Pemerintah
Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) –2015 – 2020– tak segan-segan mengakui
keberhasilannya ini banyak belajar dari mediang sang ayah, H Maming, yang hanya seorang
kepala desa di Batulicin, Tanah Bumbu.
Pengakuan belajar dari sang panutan itu,
dikemukakan Mardani H Maming dalam sambutan usai ditetapkan sebagai
calon nomor urut 4, Mei lalu di BPP HIMPI.
Bahkan di forum terhormat itu, Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK
2014 dan anggota TKN Jokowi-KH Mar’uf Amin 2019, mengaku HIPMI sangat bermakna
bagi dirinya.
Menurut penerima penghargaan Tokoh Muda Berprestasi dari Jawa
Pos (2013), dulunya iapun memulai usaha dalam skala kecil dan terus termotivasi
untuk menjadi pengusaha besar.
Dengan segala kesuksesan yang sudah diraih, Mardani
berusaha keras menularkannya dengan para pengusaha muda yang bernaung di bawah
bendera HIPMI, termasuk UKM di berbagai daerah.
Bukan tanpa alasan penerima
penghargaan Innovative Government Award dari Mendagri (2013) ini menularkan
kesuksesaanya kepada pengusaha muda. Semua ini buah dari pengamatan dan pengalamannya selama menjabat sebagai
Bupati Tanah Bumbu 1,5 periode sejak 2010 hingga Juli 2018.
“Sangat sulit bagi
pengusaha lokal untuk bisa bersaing dengan pemain kakap, jika tidak ada
dukungan dari pemerintah maupun adanya payung hukum yang jelas,” ujarnya.
Dukungan Mardani selama
ini terhadap generasi muda agar lebih memiliki jiwa entrepreneurship terus
digelorakannya. Tahun lalu misalnya, Kompartemen Bina Wilayah Kalimantan HIPMI (2015–2018) ini, sukses menggelar Proposal Wirausaha.
Melalui MHM Official
yang didirikan, Mardani mencoba menularkan inspirasi bagi anak muda dengan
beragam kegiatan mulai dari gelaran pasar rakyat, sampai coaching
clinic entrepreneur.
Kegiatan ini bertujuan
melatih dan membantu anak muda mendapatkan wawasan tentang bisnis, serta
tantangan membuat ide-ide bisnis baru.
Pemenangnya pun
diapresiasi dengan hadiah, sekaligus diberikan modal awal. Melalui MHM Official
ini, Mardani ingin menularkan semangat wirausaha melalui tagline “Muda,
Hebat, Menginspirasi”.
Sementara dalam kontestasi
merebut kursi Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani telah menyiapkan konsep
“Bersinergi Membangun Ekonomi Daerah (BMED)” yang disosialisasikannya
di Provinsi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papus dan Papua Barat.
Nama Mardani H Maming
sendiri dalam perhitungan polling, Juni lalu, siapa yang akan memimpin HIPMI 3
tahun ke depan, mengungguli tiga rivalnya.
Mardani unggul jauh
dengan meraih 55,91 persen dari suara yang sudah masuk ke sistem. Sementara tiga
caketum lainnya, Ajib Hamdani (8,81 persen), Akbar Buchari (8,03 persen), dan
Bagas Adhadirga (27,25 persen). (yb/aktivis
media)
