MARTAPURA, banuapost.co.id– Hadapi udara yang tak bersahabat akibat kabut asap karhutla menimpa para santri, Gubernur H Sahbirin Noor memberi arahan ke Dinas Kesehatan untuk membagikan masker ke Pondok Pesantren.
Arahan ditindaklanjuti dengan pembagian di tiga lokasi Pondok
Pesantren, Darul Hijrah Putri, An Najah Cindai Alus Putri, dan Darul Hijrah
Putra Martapura, Rabu (18/9).
Kadinkes Kalsel, HM Muslim, tak menampik pembagian masker
di tiga lokasi pondok pesantren itu sebagai upaya ikut bertanggungjawab dengan
kesehatan para santri akibat kondisi kabut asap yang kian pekat.
Menurut HM Muslim, penyakit ISPA berada di peringkat
ketiga terbanyak sejak kemunculan kabut asap. Sementara hipertensi di peringkat
pertama, kemudian diabetes mellitus di peringkat kedua.
Karena kondisi demikian, kadinkes mengimbau semua warga untuk mengenakan masker, terutama yang
memiliki aktivitas tinggi di luar rumah
“Khusus untuk masker ini, Dinkes Kalsel siap membagikannya
secara gratis kepada yang membutuhkan,”
tandasnya.
Dinkes Kalsel, lanjut HM Muslim, juga menggandeng
instansi vertikal untuk menyiapkan masker. Karena tidak mungkin berjalan
sendiri dalam penyediaan stoknya.
Semntara pimpinan Pondok Pesatren Darul Hijrah, KH
Zarkasy Hasbi Lc, mengapresiasi pembagian masker sebagai upaya ikut menjaga kesehatan
para santrinya.
“Saya sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan,
karena sangat berguna sekali untuk anak-anak dalam mengurangi menghirup secara
langsung udara yg penuh dengan asap,” katanya. (rah/nia/foto: ist)
