MUARA TEWEH, banuapost.co.id–
Pemkab Barut sampaikan jawaban atas pandangan umum Fraksi DPRD setempat sehubungan
dengan raperda APBD perubahan TA 2019, Selasa (24/9).
Jawaban dilaksanakan pada rapat paripurna dipimpin
langsung Ketua DPRD Barut, Hj Mery Rukaini, didampingi Wakil Ketua I dan Wakil
Ketua II.
Bupati Barito Utara H Nadalsyah, menyampaikan tanggapan
dan jawaban sesuai urutan masing-masing fraksi pendukung dewan, dimulai dari
Fraksi Partai Demokrat hingga Fraksi Amanah Rakyat Karya Sejahtera.
Untuk Fraksi Partai Demokrat (PD), Nadalsyah menyampaikan
jawaban sehubungan dengan masalah karhutla, saat ini Pemkab Barito Utara telah
menetapkan status siaga darurat karhutla.
“Untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan, bekerjasama
dengan pihak TNI, Polri, Manggala Agni dan masyarakat peduli api, untuk
melakukan pemadaman lahan yang terbakar,” jelasnya.
Sedang upaya kuratif, dilakukan penyediaan rumah oksigen
gratis bagi masyarakat sebanyak 18 buah yang tersebar di rumah sakit.
Menanggapi Fraksi Partai PDI Perjuangan (PDIP),
pemerintah menyambut baik sarannya untuk perlunya peningkatan Pendapatan Asli
Daerah (PAD) dengan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi PAD.
Selanjutnya menanggapi Fraksi PPP, pemerintah menyambut
baik usulan untuk perubahan APBD TA 2019. “Pemerintah daerah
memprioritaskan pergeseran anggaran yang tidak terserap dalam murni TA 2019, pada kegiatan yang belum selesai dan
sangat diperlukan masyarakat,” ucap Nadalsyah.
Untuk hal-hal yang bersifat teknis, bupati berharap dapat
dibahas dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku pada tahap selanjutnya. (arh/foto: ist)
