PALANGKA RAYA, banuapost.co.id–
Ketua DPC Partai Patriot Barito Utara, Rahmadi, mencabut somasi sekaligus minta
maaf kepada Bupati setempat, H Nadalsyah.
Pemintaan maaf ke H Koyem, sapaan akrab Bupati Barut, berkaitan dengan tuduhan mahar politik yang
dilayangkan dan somasi pada Pilkada Barito Utara 2013 silam.
“Tidak ada mahar politik. Tidak ada istilah beli
jukung (perahu). Tetapi yang terjadi saat itu, komitmen untuk memenangkan H
Nadalsyah sebagai Bupati Barito Utara melalui program yang disusun,” kata
Rahmadi kepada media di Jl RTA Milono, Sabtu (12/10).
Sebagai konsekwensi dari program, lanjut Rahmadi, maka disiapkan anggaran untuk melaksanakan
program tersebut.
Setelah melakukan pertemuan, DPC Partai Patriot Barito
Utara dan Ketua DPW Patriot Kalteng, Getris S Djimat, hal itu merupakan urusan internal partai.
“Sehingga tidak ada hubungan dengan H Nadalsyah dan
hanya miskomunikasi antar internal Partai Patriot saja,” tegasnya.
Rahmadi tak menampik ada miskomunikasi dengan Ketua DPW
Partai Patriot Kalteng sebelumnya. Namun setelah berkoordinasi dengan Ketua DPW
dan pengacara, hal itu hanya kurang koordinasi di internal.
“Jadi tidak ada istilah mahar politik, seperti yang
disampaikan sebelumnya. Tetapi merupakan program kemenangan yang dilakukan saat
itu. Sehingga kita mencabut somasi yang telah diajukan,” tandasnya. (arh/foto: ist)
